Pimpinan pondok pesantren Modern Darussalam Gontor 1 KH M Akrim Mariyat, Jumat (9/9) mendatangi Palembang.
Kedatangannya ini untuk berkunjung ke makam Santri AM yang menjadi korban kasus dugaan penganiayaan di Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor. Serta, bersilaturahmi dengan keluarga korban.
“Permasalahan ini (penganiayaan) bukan urusan saya, tapi ada pembicara khusus. Jadi kita ada jubir,” katanya saat ditemui usai berkunjung ke Makam AM.
Dia menegaskan, yang menjadi pokok kedatangannya ini untuk takziah, karena AM merupakan alumni Gontor dan wafat di Pondok Pesantren (Ponpes). Dirinya meyakini jika anak yang sedang belajar kemudian meninggal dunia maka dapat dikatakan dengan mati syahid.
“Jadi kami hari ini takziah dan mendoakan betul-betul agar mati syahid,” katanya
Selain berkunjung ke makam, pihaknya juga bersilaturahmi dengan pihak keluarga. Karena, dia menilai semua saudara dan mempunyai hubungan seagama. “Kami ingin membina silaturahmi antara kita,” ujarnya.
