RELUNG.ID – Penayangan One Piece live action telah menggema hampir di seluruh dunia.
Karena itu, Netflix pun memberikan lampu hijau untuk sang produser menggarap One Piece live action season 2.
Hal ini pun disambut CEO Perusahaan Produksi One Piece, Tomorrow Studios, Marty Adelstein.
Baca Juga: 3 Kebohogan Ussop kepada Kaya jadi Kenyataan di One Piece Live Action
“Kami telah menyiapkan naskahnya,” kata Marty Adelstein
Menurutnya, penggemar tidak perlu menunggu terlalu lama untuk melihat naskah-naskah tersebut dihidupkan kembali jika sudah diperbarui.
“Secara realistis, mudah-mudahan, setahun lagi, jika kami bergerak dengan sangat cepat, dan itu adalah sebuah kemungkinan,” katanya.
Baca Juga: Segera Hadir di Indonesia, Berikut Fitur dan Kecanggihan Mobil Listrik Kia EV 5
Bahkan, Presiden Tomorrow Studios, Becky Clements juga menambahkan, mungkin satu tahun dan 18 bulan, pihaknya sudah dapat mengudara.
Waktu tersebut merupakan produksi TV yang cukup umum untuk sebuah acara dengan efek khusus sebanyak One Piece. Tetapi, tentu saja peringatan pemogokan ini adalah hal yang penting.
Bahkan dengan naskah yang sudah selesai, One Piece tidak akan dapat memulai produksi sementara anggota SAG-AFTRA tetap berada di barisan piket, memperjuangkan kontrak yang lebih baik dengan AMPTP.
Baca Juga: Meizu 20 PRO Lynk And Co 08 Edisi Khusus Dirilis, Siap Temani Perjalanan Cerdas
Mereka pun belum mengetahui apakah Netflix akan memperpanjang One Piece. Namun, setidaknya jumlah penontonnya cukup solid.
“Menurut angka dari Netflix sendiri, adaptasi ini telah mengumpulkan 140 juta jam penayangan dan 18,5 juta views dan masuk dalam daftar 10 besar mingguannya dalam empat hari setelah penayangannya,” katanya.
Kemungkinan Netflix akan memantau jumlah penonton One Piece selama beberapa minggu ke depan sebelum memutuskan apakah akan memperpanjang atau tidak.

