Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Soal Teror Kepala Babi ke Redaksi Tempo, Begini Respon Mengejutkan Kepala Kantor Kepresidenan
Politik

Soal Teror Kepala Babi ke Redaksi Tempo, Begini Respon Mengejutkan Kepala Kantor Kepresidenan

alwiBy alwi22/03/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kepala babi yang dikirim ke redaksi Tempo. (Mejaredaksi/net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Teror Kepala Babi ke Redaksi Tempo ditanggapi santai oleh Kepala Kantor Kepresidenan, Hasan Nasbi.

Kepala Kantor Kepresidenan ini pun tidak mau dikaitkan dengan teror tersebut.

Baca juga :   Tertipu Love Scam, Staf Media Prabowo Kehilangan Uang Puluhan Juta

Hasan Nasbi mengaku melihat cuitan dari Francisca Christy Rosana atau Cica, dari cuitan tersebut dia melihat Cica tidak terancam dan bisa bercanda.

“Saya lihat medsos Cica, dia minta dikirim daging babi. Artinya dia tidak terancam dan bisa bercanda, kirimin daging babi dong,” kata Hasan.

“Jadi masak saja,” candanya.

Baca juga :   Pulih dan Siap Turun ke Daerah, Jokowi Awali Safari Nusantara dari Lampung

Dia mempertanyakan apakah kepala babi yang dikirim memang benar sebuah ancaman atau hanya lelucon (jokes). Sebab, redaksi Tempo menanggapi kiriman ini sebagai jokes.

Selain itu, permasalahan ini menurutnya antara pihak Tempo dan pihak lainnya. Karena itu, pemerintah tidak ingin dikaitkan dengan permasalahan ini.

“Ini problem mereka dengan entah siapa. Entah siapa yang mengirim. Buat saya engga bisa tanggapi apa-apa,” terangnya.

Baca juga :   Siap-siap, Sistem Kerja ASN Bakal Dievaluasi: Bekerja dengan Efisien Melayani Rakyat

Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto menjamin adanya kebebasan pers. Sehingga, pemerintah tidak ikut campur dalam pembuatan berita.

“Pemerintah hanya meluruskan kalau medianya salah paham. Kami luruskan. Kalau nulis statemen salah kami luruskan,” singkatnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Yayasan Tifa, Oslan Purba mengatakan, pengiriman paket berisi kepala babi merupakan bentuk teror terhadap kebebasan pers, mencerminkan kecenderungan negara yang otoriter, dan anti-kritik.

“Pemerintah, harus menjamin kebebasan pers dan k

eselamatan jurnalis di Indonesia,” katanya dalam keterangan resminya,.

Cica adalah salah satu host siniar “Bocor Alus Politik”. Paket berisi kepala babi itu baru dibuka pada Kamis sore, 20 Maret 2025.

Baca juga :   KPU PALI Temukan Data Ganda Anggota Parpol

Sebelumnya, host siniar lainnya, Hussein Abri Dongoran, mengalami dua kali perusakan kendaraan oleh orang tak dikenal pada Agustus dan September 2024. Kejadian tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas jurnalistik yang dilakukan Hussein.

Menurut data Indeks Keselamatan Jurnalis 2024 yang disusun Yayasan Tifa bersama PPMN dan HRWG melalui kerja sama dengan Populix, ancaman dan kekerasan terhadap jurnalis masih terjadi di masa transisi pemerintahan.

Dari survei terhadap 760 jurnalis di Indonesia, 24 persen di antaranya mengalami teror dan intimidasi, 23 persen menghadapi ancaman langsung, 26 persen mendapat pelarangan pemberitaan, dan 44 persen mengalami pelarangan liputan.

Baca juga :   Isu Pergantian Kapolri: Dua Nama Calon Pengganti Listyo Sigit Beredar

Direktur Eksekutif PPMN, Fransisca Ria Susanti, memperingatkan bahwa jika aksi teror ini tidak diusut tuntas, kekerasan terhadap jurnalis dapat meningkat.

“Kita tidak ingin jurnalis, juga masyarakat, hidup dalam ketakutan hanya karena bersikap kritis terhadap kekuasaan atau punya pandangan berbeda dari pemerintah,” singkatnya. (vid)

Kantor Kepresidenan Prabowo Subianto Presiden RI Tempo Teror kepala babi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleInfinix Luncurkan Note 50 Pro+, Pengisian Daya Ultra-Cepat dan Asisten AI Baru
Next Article Konsumsi Gas Alam Diprediksi Naik 20 Persen di Bulan Ramadan dan Lebaran
alwi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202329,004 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,874 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,847 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?