RELUNG.ID – Krisis finansial yang melanda Sriwijaya FC semakin memperburuk kondisi klub kebanggaan Sumatra Selatan ini. Sebanyak 14 pemain memutuskan hengkang menjelang laga playoff degradasi Liga 2 musim 2024/2025, meninggalkan tim dalam situasi genting.
Keputusan para pemain ini bukan tanpa alasan. Mereka mengaku tak ingin terus terjebak dalam krisis keuangan yang tak kunjung usai. Kondisi ini membuat Laskar Wong Kito kini hanya menyisakan 13 pemain dari total 27 pemain yang sebelumnya dikontrak oleh manajemen.
Selain kehilangan belasan pemain, Sriwijaya FC juga menghadapi aksi boikot dari para pemain yang tersisa. Mereka kompak menuntut pembayaran tunggakan gaji sebelum bersedia menggelar latihan persiapan jelang playoff degradasi. Tagline “No Salary, No Training, No Game” digaungkan sebagai bentuk protes atas situasi yang mereka anggap tidak lagi kondusif.
“Gaji yang menjadi hak kami belum dibayarkan. Bagaimana kami bisa fokus menghadapi laga penting jika masalah dasar seperti ini belum diselesaikan?” ungkap salah satu pemain yang enggan disebutkan namanya.
Untuk menyiasati krisis jumlah pemain, manajemen Sriwijaya FC meminjam empat pemain dari klub afiliasi Persib Bandung. Pemain-pemain tersebut adalah Valda Uzlah, Muhammad Daffa Fadhlullah, Rifqi Rohiman, dan Nadhif Girasta Kosasih. Mereka dipilih setelah melalui penilaian oleh pelatih kepala Hendri Susilo dan diharapkan mampu membantu tim menghadapi laga krusial di Grup H zona playoff degradasi.
Sebelumnya, Sriwijaya FC berencana meminjam 10 pemain, namun keterbatasan waktu dan sumber daya membuat mereka hanya mampu mendatangkan empat pemain. Langkah ini dianggap sebagai solusi darurat untuk melengkapi formasi tim yang kini terancam degradasi ke Liga 3.
Berikut adalah daftar 14 pemain yang memutuskan meninggalkan Sriwijaya FC:
1. Abanda Rahman
2. Ade Suryana
3. Bima Reksa
4. Chencho Gyeltshen
5. Dendi Agustian
6. Genta Imam Witoyo
7. Jandia Eka
8. Manda Cingi
9. Ragil Dimas
10. Rifaldi
11. Rifaldo
12. Tegar Pangestu
13. Menghon
14. Valpoort
Kepergian pemain-pemain ini menambah beban berat bagi Sriwijaya FC yang kini harus berjuang keras untuk bertahan di Liga 2.[AYK]

