RELUNG.ID – Rentetan hasil buruk yang menimpa Sriwijaya FC di ajang Pegadaian Championship 2025/26 mulai memicu kekecewaan besar di kalangan pendukung. Kekalahan 0-1 dari PSPS Pekanbaru pada laga Jumat (10/10/2025) menjadi kekalahan keempat Laskar Wong Kito dari lima pertandingan awal musim ini.
Dengan hanya mengoleksi satu poin dari hasil seri di pekan pertama, Sriwijaya FC kini harus rela terdampar di dasar klasemen sementara. Situasi ini menimbulkan desakan dari suporter agar manajemen segera melakukan evaluasi menyeluruh, baik terhadap pelatih maupun pemain.
Pelatih Achmad Zulkifli mengakui timnya belum mampu tampil efektif di depan gawang lawan. “Kami sudah berjuang sekuat tenaga, tapi hasil belum berpihak. Fokus pemain sering hilang di momen penting,” ujarnya usai laga.
Kapten tim Ganjar Mukti pun tak menampik kekecewaan suporter. “Kami mohon maaf kepada masyarakat Sumsel. Semua sudah bekerja keras, tapi belum cukup untuk meraih kemenangan,” katanya.
Gol tunggal kemenangan PSPS dicetak Rayhan Firdaus pada menit ke-89, setelah masuk sebagai pemain pengganti. Hasil itu membawa PSPS naik ke posisi 8 klasemen dengan lima poin, sementara SFC masih terjebak di posisi paling buncit.
Di tengah tekanan yang meningkat, manajemen Sriwijaya FC dikabarkan akan segera menggelar rapat evaluasi. Beberapa sumber menyebutkan kemungkinan adanya rotasi pemain, bahkan pergantian pelatih jika hasil negatif terus berlanjut dalam dua laga ke depan.
“SFC bukan sekadar tim, tapi kebanggaan Sumsel. Kami ingin lihat perubahan nyata,” tulis akun pendukung @LaskarWongKitoFans di media sosial.
Kekalahan ini menjadi alarm keras bagi Sriwijaya FC untuk segera bangkit, sebelum mimpi kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia semakin menjauh.[THQ]

