RELUNG.ID — Sriwijaya FC (SFC) harus mengakui keunggulan sementara PSMS Medan setelah tertinggal 0-2 pada babak pertama laga playoff degradasi Liga 2 2024/2025. Pertandingan yang digelar di Stadion Baharuddin Siregar ini menjadi momen sulit bagi Laskar Wong Kito yang berjuang menghindari degradasi ke Liga 3.
SFC memulai laga dengan agresif dan sempat mendominasi permainan. Serangan-serangan yang dibangun barisan tengah SFC membuat publik tuan rumah sempat cemas. Namun, PSMS Medan perlahan bangkit dan mulai mengubah ritme permainan dengan strategi serangan balik yang mematikan.
Gol pembuka PSMS dicetak oleh Aidun Sastra yang memanfaatkan celah di lini pertahanan SFC. Gol ini membuat PSMS unggul 1-0 dan mengubah jalannya pertandingan.
Setelah gol pertama, PSMS semakin percaya diri. Rachmad Hidayat menjadi pahlawan bagi tim Ayam Kinantan dengan gol kedua yang tercipta dari serangan cepat. Pemain ini berhasil memutus aliran bola di lini tengah SFC, menggiringnya hingga ke kotak penalti, dan menaklukkan kiper lawan. Skor 2-0 untuk PSMS bertahan hingga turun minum.
Meski berusaha keras bangkit, serangan balik yang dilancarkan SFC gagal membuahkan hasil. Barisan pertahanan PSMS tampil solid, menggagalkan setiap upaya dari skuad Laskar Wong Kito. Hingga tambahan waktu satu menit berakhir, SFC tak mampu mencetak gol balasan.
Dengan tertinggal dua gol, SFC harus bekerja ekstra keras di babak kedua untuk mengubah hasil pertandingan. Tekanan besar ada di pundak tim ini untuk tetap bertahan di Liga 2.
Pertandingan ini menjadi bukti bahwa kedua tim memiliki motivasi tinggi untuk bertahan di kasta kedua sepak bola Indonesia. Babak kedua akan menjadi penentuan nasib bagi Sriwijaya FC di ajang playoff degradasi ini. [AYK]

