RELUNG.ID – Tingginya arus balik Lebaran 2026 di wilayah KAI Divre III Palembang tak hanya memadati stasiun, tetapi juga membuat penjualan tiket melampaui kapasitas.
Data hingga Kamis (26/3/2026) mencatat, total penjualan tiket mencapai 115.765 lembar. Dari jumlah tersebut, 80.279 tiket berasal dari KA Bukit Serelo, KA Sindang Marga, dan KA Rajabasa untuk relasi utama Kertapati–Lubuklinggau (PP) serta Kertapati–Tanjungkarang.
Angka itu setara 122 persen dari kapasitas tempat duduk yang hanya 65.560 kursi.
Lonjakan ini memaksa sebagian penumpang mencari alternatif perjalanan. Skema tiket parsial pun menjadi solusi yang kini banyak digunakan, terutama untuk rute menuju Lubuklinggau maupun sebaliknya ke Kertapati.
Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan opsi tersebut masih terbuka bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket langsung.
“Untuk relasi utama, tiket KA Bukit Serelo sudah habis. Pelanggan bisa memanfaatkan KA Sindang Marga atau pembelian tiket parsial,” ujarnya.
Di sisi lain, kepadatan penumpang masih terlihat di sejumlah stasiun. Dalam satu hari, tercatat 3.847 penumpang menggunakan layanan kereta api di wilayah Divre III.
Stasiun Kertapati menjadi titik terpadat dengan 1.786 penumpang, disusul Lubuklinggau 947 penumpang, Prabumulih 445 penumpang, Lahat 318 penumpang, dan Tebing Tinggi 174 penumpang.
Selama periode Posko Angkutan Lebaran 13–26 Maret 2026, total 54.936 pelanggan telah dilayani. Angka ini menegaskan kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat di tengah tingginya mobilitas arus balik. (KPB)

