RELUNG.ID — Di tengah tekanan global akibat konflik geopolitik, pemerintah memastikan harga pangan selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 tetap berada dalam kondisi stabil. Kunci utamanya terletak pada ketersediaan stok serta intervensi aktif yang dilakukan di berbagai daerah.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, menegaskan pemerintah tidak akan mentoleransi lonjakan harga yang tidak wajar di pasar.
“Stok kita aman. Kami sudah minta semua pelaku usaha untuk mengeluarkan stoknya. Kalau ada yang sengaja menaikkan harga, izinnya bisa kami cabut,” tegasnya, Ahad (22/3/2026).
Menurut Amran, Indonesia saat ini telah mencapai swasembada untuk sembilan komoditas utama. Sementara untuk komoditas lain yang belum swasembada, ketersediaan stok dinilai masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Langkah antisipasi juga dilakukan melalui berbagai program intervensi pangan. Pemerintah menggulirkan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk beras, Gerakan Pangan Murah (GPM), serta bantuan langsung berupa beras dan minyak goreng.
Hingga 19 Maret 2026, realisasi penyaluran beras SPHP telah mencapai 42,3 ribu ton. Sementara GPM telah digelar ratusan kali di berbagai wilayah untuk memastikan masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.
Tak hanya itu, pemerintah juga memperluas intervensi pada komoditas protein hewani, seperti daging ayam, sapi, dan kerbau, yang disalurkan melalui ribuan outlet di berbagai provinsi.
Distribusi bantuan pangan pun terus dipercepat. Sebanyak 33,2 juta masyarakat menjadi sasaran penerima bantuan beras dan minyak goreng yang mulai disalurkan sejak awal Maret melalui jaringan Perum Bulog.
Stabilitas harga ini juga tercermin dari data Badan Pusat Statistik yang menunjukkan inflasi pangan masih dalam batas aman, yakni 2,50 persen secara bulanan dan 4,64 persen secara tahunan.
Dengan kombinasi stok yang cukup dan intervensi yang masif, pemerintah optimistis masyarakat dapat merayakan Lebaran tanpa terbebani lonjakan harga bahan pokok.[THQ]

