Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Otomotif»Studi Recurrent: Baterai Kendaraan Listrik Terbukti Tahan Lama
Otomotif

Studi Recurrent: Baterai Kendaraan Listrik Terbukti Tahan Lama

alwiBy alwi19/11/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa kekhawatiran masyarakat tentang cepat menurunnya daya tahan baterai kendaraan listrik (EV) tidak terbukti.

Penelitian yang dilakukan oleh perusahaan pemantau kesehatan baterai EV, Recurrent, menemukan bahwa baterai mobil listrik modern memiliki ketahanan yang jauh lebih baik dibandingkan persepsi umum.

Baca juga :   Ekspor Mobil Hybrid Toyota Indonesia Melejit 111 Persen di 2024

Recurrent menganalisis data dunia nyata dari ribuan kendaraan listrik yang telah digunakan selama tiga tahun. Hasilnya, sebagian besar model hanya mengalami sedikit penurunan jarak tempuh.

Beberapa merek bahkan nyaris tidak menunjukkan degradasi sama sekali. Cadillac, Hyundai, dan Mercedes-Benz tercatat sebagai performa terbaik, dengan penurunan jarak tempuh yang sangat minim.

Tesla juga menampilkan hasil impresif, mempertahankan lebih dari 96 persen jarak tempuh awalnya setelah tiga tahun pemakaian.

Baca juga :   Fitur Canggih Mobil Listrik Toyota bZ4X, Cocok untuk Mobilitas Harian

Di sisi lain, merek seperti Volkswagen, BMW, dan Jaguar berada pada peringkat terbawah dalam studi ini. Namun, penurunan jarak tempuh yang mereka alami tetap relatif kecil, mobil-mobil ini masih mampu mempertahankan lebih dari 90 persen jangkauan aslinya.

Penurunan tersebut dipengaruhi oleh keberadaan model-model lama yang menggunakan teknologi baterai generasi awal, seperti BMW i3 tahun 2014, Jaguar I-Pace 2018, serta Chevy Bolt.

Salah satu temuan menarik dalam studi ini adalah bagaimana sejumlah kendaraan dapat menjaga jangkauan secara konsisten.

Baca juga :   Dua Tahun Penjualan Daihatsu Alami Penurunan, Ini Alasannya

Produsen mobil diketahui menyertakan “buffer” pada baterai kapasitas tambahan yang tidak dapat diakses pengguna saat mobil masih baru.

Seiring usia baterai bertambah, sistem akan secara perlahan membuka kapasitas tersembunyi ini untuk menyeimbangkan penurunan alami daya baterai, sehingga pemilik kendaraan tidak merasakan penurunan jangkauan yang signifikan.

Selain itu, pembaruan perangkat lunak turut berperan dalam mempertahankan efisiensi kendaraan. Pembaruan tersebut dapat meningkatkan sistem pengereman regeneratif atau mengoptimalkan pola akselerasi sehingga penggunaan energi lebih efisien dan penurunan jarak tempuh dapat diminimalkan.

Baca juga :   Kolaborasi dengan Qualcomm, BMW iX3 Hadirkan Sistem Kemudi Otonom L2+

Studi Recurrent juga menemukan bahwa baterai EV menunjukkan pola penuaan yang dapat diprediksi. Sebagian besar penurunan jangkauan terjadi pada tahun-tahun awal penggunaan, kemudian melambat seiring bertambahnya usia kendaraan.

Artinya, penurunan awal adalah yang paling besar, dan setelah itu kondisi baterai cenderung stabil.

Menariknya, penelitian ini tidak menggunakan angka jangkauan resmi EPA sebagai acuan. Recurrent mengukur jangkauan aktual mobil ketika pertama kali dikendarai.

Baca juga :   Tabrak Truk Tronton Terparkir Pinggir Jalan, Pemotor di Palembang Tewas

Liz Najman, peneliti di Recurrent, mengatakan banyak kendaraan listrik justru melampaui angka jangkauan resmi EPA dalam satu hingga dua tahun pertama.

Dengan demikian, meskipun baterai menua, jangkauan kendaraan sering kali tetap berada di atas estimasi resmi selama bertahun-tahun.

Seiring semakin banyaknya data dari EV yang telah beroperasi, tren yang muncul jelas: kekhawatiran bahwa baterai EV akan cepat rusak tidak lagi relevan.

Baca juga :   Honda Luncurkan Heritage Racing Program, Jual Mobil Balap Klasik dengan Dukungan Restorasi Resmi

Teknologi baterai modern terbukti lebih canggih, tahan lama, dan dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang stabil dalam jangka panjang. (LWM)

Baterai kendaraan listrik Mobil listrik Recurrent
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMarissa Anita Gugat Cerai Suami Usai 17 Tahun Menikah, Mohon Doa Lewati Masa Sulit
Next Article Wabup Muba Kyai Abdur Rohman Apresiasi Peran Strategis BAZNAS
alwi

Related Posts

Otomotif

Porsche Perkuat Kepemilikan Manthey Jadi 67 Persen, Siapkan Dua Model Edisi Khusus

09/10/20263 Views
Otomotif

Toyota dan Lexus Recall 617 Mobil Gara-Gara Masalah Steering Knuckle

06/10/20267 Views
Otomotif

Toyota Uji Ketangguhan Hilux BEV, Ditimpa Karavan dari Ketinggian 9 Meter

02/10/20267 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,937 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,807 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,780 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?