Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Sumsel Perkuat Pemadaman Karhutla, Helikopter Bantuan BNPB Diterbangkan dari Rusia
Regional

Sumsel Perkuat Pemadaman Karhutla, Helikopter Bantuan BNPB Diterbangkan dari Rusia

alwiBy alwi19/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi karhutla. (BPBD Sumsel)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Eskalasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan terus meningkat.

Pemerintah kini memperkuat operasi pemadaman dari udara dengan mendatangkan tambahan helikopter water bombing dari BNPB.

Baca juga :   Kabut Asap Tebal, Empat Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Tertunda

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan satu unit helikopter water bombing tambahan tengah dalam perjalanan menuju Palembang. Helikopter tersebut disebut berasal dari Rusia.

“Bantuan itu akan segera datang karena saat ini sedang dalam perjalanan dari Rusia menuju ke Kota Palembang,” kata Sudirman di Palembang, Rabu (19/8/2026).

Tambahan armada tersebut akan membuat kekuatan udara untuk penanganan karhutla di Sumsel menjadi sembilan helikopter. Saat ini terdapat delapan helikopter yang telah mendukung operasi, terdiri dari dua helikopter patroli dan enam helikopter water bombing.

Baca juga :   Antisipasi Karhutla Pemkab Muba Tetapkan Status Siaga Darurat

Menurut Sudirman, penambahan armada udara dibutuhkan karena karhutla masih terjadi di sejumlah wilayah, sementara sebagian lokasi kebakaran sulit dijangkau melalui jalur darat.

“Dengan eskalasi karhutla di Sumsel yang terus meningkat, kita akan mendapatkan tambahan satu unit helikopter water bombing dari BNPB,” ujarnya.

Besarnya kebutuhan tambahan kekuatan pemadaman terlihat dari hasil pemantauan pada 18 Agustus 2026. Tim gabungan menemukan 37 titik kejadian karhutla yang tersebar di sejumlah daerah Sumsel.

Baca juga :   Kebakaran Lahan di Tiga Daerah Sumsel Berhasil Dipadamkan

Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi wilayah dengan temuan terbanyak, yakni 11 titik. Berikutnya Ogan Ilir tujuh titik, Muara Enim lima titik, OKU Timur lima titik, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) empat titik, dan Palembang dua titik.

Pada hari yang sama, luas lahan terbakar bertambah sekitar 93,5 hektare.
Satgas darat baru menangani sekitar 10 hektare, sementara operasi water bombing telah menjatuhkan air pada area sekitar tiga hektare.

Kondisi tersebut membuat BPBD memusatkan penanganan di tiga wilayah yang dinilai membutuhkan perhatian lebih, yakni OKI, Muara Enim dan Musi Banyuasin.

Baca juga :   Karo SDM Polda Sumsel Lepas 44 Personel Berangkat Ibadah Haji 2025

Di OKI, pemadaman dilakukan di Kecamatan Tulung Selapan, Pangkalan Lampam dan Tanjung Lubuk. Sementara di Muara Enim, titik penanganan berada di Kecamatan Gelumbang.

Adapun di Musi Banyuasin, operasi difokuskan di Kecamatan Bayung Lencir, tepatnya Desa Muara Medak.

BPBD Sumsel mencatat karhutla di wilayahnya telah mencapai 1.470 kejadian sejak 1 Januari hingga 18 Agustus 2026.

Baca juga :   Heboh Foto Bersama Catherine Wilson, Ruben Onsu Beri Penjelasan

Sementara berdasarkan data Sipongi KLH hingga Juli 2026, indikasi luas karhutla di Sumsel telah mencapai 1.926,2 hektare.

Angka tersebut menunjukkan tantangan penanganan karhutla masih cukup besar, terlebih Sumsel tengah berada pada periode musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran. (THQ)

BNPB Helikopter Karhutla
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHeboh, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Gantung Diri di Danau OPI Jakabaring
Next Article Pemkot Pagar Alam Siapkan 21 Hektare Lahan, Bidik Sentra Bawang Putih Sumsel
alwi

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,996 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,868 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,840 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?