Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Sumsel Siaga Virus Hanta, Dinkes Ingatkan Bahaya Kotoran Tikus di Rumah
Regional

Sumsel Siaga Virus Hanta, Dinkes Ingatkan Bahaya Kotoran Tikus di Rumah

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda23/05/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi tikus. Foto : Istock
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Dinas Kesehatan Sumatera Selatan meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman virus hanta (Orthohantavirus) yang dapat menular melalui tikus dan celurut. Warga diimbau menjaga kebersihan lingkungan serta tidak sembarangan membersihkan kotoran tikus di rumah.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumsel, Ira Primadesa Ogatiyah mengatakan hingga kini belum ditemukan kasus virus hanta di Sumsel. Meski begitu, langkah antisipasi dini dinilai penting agar wilayah tersebut tetap bebas dari penyebaran penyakit berbahaya tersebut.

“Untuk di Sumsel saat ini masih nihil kasus. Namun kita tidak boleh lengah, kewaspadaan harus dimulai dari sekarang,” ujar Ira, Jumat (22/5/2026).

Menurutnya, salah satu kesalahan yang sering dilakukan masyarakat adalah membersihkan jejak tikus dengan cara disapu kering. Padahal, metode tersebut justru berisiko menyebarkan partikel virus ke udara dan terhirup manusia.

“Kalau menemukan jejak tikus atau celurut jangan disapu kering. Gunakan metode pel basah atau cairan disinfektan,” katanya.

Virus hanta diketahui menular melalui cairan tubuh tikus seperti urin, feses, dan air liur. Penularan dapat terjadi saat partikel yang terkontaminasi menguap di udara lalu masuk ke saluran pernapasan manusia.

Belakangan, virus ini kembali menjadi perhatian dunia setelah muncul laporan klaster kasus di kapal pesiar MV Hondius.

Dinkes Sumsel menjelaskan, virus hanta memiliki dua bentuk serangan utama. Pertama, Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyerang paru-paru dengan gejala demam, batuk, nyeri badan, hingga sesak napas. Tingkat kematiannya bahkan disebut dapat mencapai 60 persen.

Sedangkan tipe kedua adalah Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang menyerang ginjal dan menyebabkan gejala demam, tubuh lemas hingga kulit menguning.

“Untuk tipe HPS memang belum pernah ditemukan di Indonesia. Tapi HFRS sudah tercatat di beberapa provinsi sejak 2024,” jelas Ira.

Sebagai langkah pencegahan, Dinkes Sumsel meminta masyarakat rutin menutup lubang yang berpotensi menjadi jalur masuk tikus, menyimpan makanan dalam wadah tertutup, serta rajin mencuci tangan dan menggunakan masker jika sakit.

Warga juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala demam tinggi disertai sesak napas atau tubuh menguning.

Selain itu, masyarakat diimbau tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi terkait virus hanta dan tetap mengikuti perkembangan melalui kanal resmi pemerintah.

“Kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan hoaks,” tegasnya.[THQ]

 

Dinkes Sumsel Tikus Virus Hanta
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleJelang Idul Adha, Disdag Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying: Stok Pangan Aman
Next Article Polisi Kembali Limpahkan Berkas Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi ke Kejaksaan
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,876 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,747 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,722 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?