RELUNG.ID – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menutup tahun anggaran 2025 dengan hasil membanggakan. Realisasi pajak daerah mencapai Rp3,93 triliun, atau 102,46 persen dari target Rp3,83 triliun, menunjukkan tren kepatuhan wajib pajak yang terus meningkat.
Kepala Bapenda Sumsel, Achmad Rizwan, menyebut pencapaian ini didorong oleh performa luar biasa di beberapa sektor unggulan. “Secara keseluruhan, penerimaan pajak daerah menunjukkan tren positif. Hal ini menandakan kesadaran wajib pajak meningkat dan potensi daerah tergarap optimal,” ujarnya, Jumat (2/1/2026).
Pajak Air Permukaan (PAP) menjadi bintang utama dengan realisasi 170,08 persen atau Rp45,13 miliar dari target Rp26,54 miliar. PBB-KB juga melampaui target dengan raihan Rp1,71 triliun atau 116,72 persen dari target Rp1,47 triliun. Sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) turut memperkuat kinerja dengan realisasi Rp778,88 miliar, sedikit di atas target.
Meski demikian, beberapa sektor masih menjadi sorotan. BBN-KB baru terealisasi 84,14 persen, Pajak Rokok 94,82 persen, sedangkan Pajak Alat Berat dan opsen Pajak MBLB masing-masing masih di bawah 65 persen. “Sektor-sektor ini akan menjadi fokus evaluasi dan perbaikan strategi pemungutan di tahun berikutnya,” kata Rizwan.
Bapenda Sumsel menegaskan, surplus pajak ini akan dialokasikan untuk mendukung berbagai program pembangunan strategis di daerah. Rizwan juga menekankan komitmen inovasi layanan untuk mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban pajak.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Sumsel yang telah berkontribusi melalui kepatuhan membayar pajak daerah sepanjang 2025,” ujarnya. [THQ]
Rincian Target dan Realisasi Pajak Daerah 2025 Sumsel:
- Pajak Kendaraan Bermotor: Target Rp771,44 miliar, Realisasi Rp778,88 miliar (100,97%)
- BBN-KB: Target Rp797,80 miliar, Realisasi Rp671,26 miliar (84,14%)
- PBB-KB: Target Rp1,47 triliun, Realisasi Rp1,72 triliun (116,72%)
- Pajak Air Permukaan: Target Rp26,54 miliar, Realisasi Rp45,14 miliar (170,08%)
- Pajak Rokok: Target Rp730,17 miliar, Realisasi Rp692,34 miliar (94,82%)
- Pajak Alat Berat: Target Rp6 miliar, Realisasi Rp3,87 miliar (64,58%)
- Opsen Pajak MBLB: Target Rp27,87 miliar, Realisasi Rp16,51 miliar (59,22%)
- Total Pajak Daerah: Target Rp3,83 triliun, Realisasi Rp3,93 triliun (102,46%)

