RELUNG.ID – Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Asgianto ST, menegaskan bahwa dirinya tidak membawa dendam politik dalam kepemimpinannya. Ia mengajak seluruh pihak, termasuk para pegawai di lingkungan pemerintahan, untuk bersama-sama membangun daerah demi kemajuan PALI.
Hal itu disampaikan Asgianto dalam kegiatan serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati PALI yang digelar di Pendopoan Guest House Komplek Pertamina Pendopo, Senin (3/3). Didampingi Wakil Bupati Iwan Tuaji, Asgianto menekankan bahwa pembenahan internal pemerintahan menjadi langkah awal yang akan dilakukan dalam kepemimpinannya.
“Saya tidak ada dendam politik. Siapapun pejabat atau pegawai yang ingin bergabung dan bekerja bersama kami, saya persilakan. Saya ingin menerima PALI dalam kondisi clean and clear. Saya tidak bicara masa lalu, karena itu bukan kepemimpinan saya, tapi saya bicara masa depan,” ujar Asgianto.
Ia menegaskan bahwa pemerintahan yang kuat berawal dari sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dan struktur pemerintahan yang tertata dengan baik. Oleh karena itu, langkah pertama yang akan dilakukan adalah memperbaiki internal pemerintahan agar pelayanan publik semakin optimal.
“Modal utama menuju PALI maju adalah dengan membangun SDM yang berkualitas, kemudian membenahi pemerintahan dari dalam. Jika internal pemerintahan sudah baik, maka outputnya juga akan baik,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Asgianto menegaskan bahwa kepemimpinannya akan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat, termasuk arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan efisiensi dan efektivitas dalam menjalankan pemerintahan.
“Kami akan patuh terhadap instruksi Presiden untuk merapikan internal pemerintahan, melaksanakan efisiensi, serta menghapus kegiatan yang tidak berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.
Dengan sikap terbuka dan tanpa dendam politik, Asgianto mengajak semua pihak untuk bersatu dalam membangun PALI agar semakin maju dan sejahtera. “Mari bersama-sama bekerja untuk PALI yang lebih baik. Ini tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. (KJR)

