RELUNG.ID-Sebanyak 650 mahasiswa baru Program Diploma dan Sarjana mengikuti Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) Tahap VI yang digelar Universitas Terbuka Palembang di Asrama Haji Palembang, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan sistem pembelajaran jarak jauh sekaligus memperkuat ekosistem akademik dan sosial kampus.
Direktur UT Palembang, Drs Tair Abunaim, MM menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Sumatera Selatan yang terus mempercayakan pendidikan tinggi kepada UT Palembang.
Menurutnya, peningkatan jumlah mahasiswa mencerminkan kualitas layanan pendidikan yang semakin diakui.
“Peningkatan jumlah mahasiswa ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan UT Palembang. Capaian ini juga tak lepas dari dukungan Sentra Layanan UT (SALUT) sebagai mitra strategis kami,” ujarnya.
Naim sapaan akrabnya menjelaskan bahwa OSMB merupakan bagian dari Layanan Pendukung Kesuksesan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ).
Selain orientasi studi, mahasiswa juga akan mendapatkan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) yang digelar besok.
Dalam OSMB ini, Naim menerangkan bahwa mahasiswa dikenalkan dengan sistem akademik, layanan non-akademik, hingga strategi belajar mandiri yang menjadi ciri khas UT.
Berbeda dari perguruan tinggi konvensional, UT menerapkan sistem fleksibel yang memungkinkan mahasiswa kuliah dari mana saja, termasuk sambil bekerja.
“Kami ingin mahasiswa baru siap dan percaya diri menghadapi proses belajar. UT Palembang menerima semua kalangan, dari lulusan SMA hingga sarjana yang ingin melanjutkan studi,” tegasnya.
Melalui OSMB Tahap VI ini, UT Palembang tidak hanya menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan akademik, tetapi juga membangun budaya belajar mandiri serta kepedulian sosial di kalangan mahasiswa.
Ketua Pelaksana OSMB, Wahyu Apriyadi, menyebut peserta berasal dari berbagai daerah seperti Gelumbang, Ogan Ilir, Banyuasin, Musi Banyuasin, Palembang OKI dan daerah lainnya.
“OSMB tahap keenam ini menjadi tahap terbesar pada semester ini dengan 650 mahasiswa baru yang mengikuti OSMB. Program studi dengan jumlah terbanyak adalah Manajemen, Hukum dan PGSD. Sekitar 60 hingga 70 persen peserta didominasi generasi Z,” jelasnya.
Ia menambahkan, selain pendekatan akademik, UT Palembang juga mengedepankan pendekatan keagamaan dan kerohanian dalam layanan kemahasiswaan, terlebih kegiatan berlangsung di bulan suci Ramadan.
Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan kerja sama penghimpunan Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) antara UT Palembang dan Rumah Zakat.
Representative Manager Rumah Zakat Sumsel, Dedi Kurniawan menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan membangun ekosistem sosial yang bermanfaat bagi dunia pendidikan, khususnya di Sumsel.
Dedi mengatakan program ini memungkinkan penghimpunan ZIS dari mahasiswa, alumni, dosen dan keluarga besar UT Palembang, yang nantinya dapat disalurkan dalam bentuk beasiswa atau bantuan pendidikan bagi pelajar kurang mampu.
“Donasi bahkan dapat dimulai dari Rp1.000 melalui aplikasi rumah zakat yang dapat didownload di playstore atau melalui www.rumahzakat.org dengan laporan transparan secara real time,” tuturnya.
Dalam OSMB tahap VI ini dilakukan juga pelantikan pengurus Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) yang bertujuan sebagai wadah pengembangan diri, potensi dan karakter mahasiswa di bidang akademik maupun non-akademik, seperti keterampilan kepemimpinan, manajemen dan soft skills.
Selain itu Ormawa juga berfungsi menyalurkan minat, bakat, menampung aspirasi serta mewujudkan pengabdian kepada masyarakat.
Sebagai perguruan tinggi negeri berbadan hukum dengan akreditasi A, UT Palembang menawarkan sistem kuliah online, tutorial web (tuweb), hingga tatap muka dengan biaya terjangkau dan fleksibel.
Dengan dominasi generasi muda dan dukungan ekosistem digital, UT Palembang optimistis terus menjadi pilihan utama masyarakat Sumatera Selatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa batas ruang dan waktu. [YSF]

