RELUNG.ID – Bulan suci Ramadan tidak menjadi alasan bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk mengendurkan upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Justru di tengah aktivitas ibadah masyarakat, pemerintah memastikan pelayanan pajak dan retribusi daerah tetap berjalan optimal.
Sekretaris Daerah Sumatera Selatan, Edward Candra, menegaskan seluruh instansi yang memiliki kewenangan dalam pemungutan pajak dan retribusi daerah tetap diminta memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Menurutnya, keberlangsungan pelayanan tersebut penting agar penerimaan daerah tetap terjaga dan tidak mengalami penurunan selama Ramadan.
“Pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasa. Instansi yang diberi amanah melakukan pemungutan pajak tetap menjalankan tugasnya meskipun di bulan suci Ramadan,” kata Edward kepada wartawan, Kamis (5/3/2026).
Selain dari sektor pajak dan retribusi, Pemprov Sumsel juga mendorong peningkatan kontribusi dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Pemerintah daerah memantau secara ketat target kinerja perusahaan-perusahaan daerah agar mampu meningkatkan laba.
Edward menjelaskan, keuntungan yang diperoleh BUMD akan disetorkan kepada pemerintah daerah dalam bentuk dividen yang kemudian menjadi salah satu sumber PAD.
Karena itu, peningkatan kinerja BUMD dinilai sangat penting untuk mendukung keuangan daerah, terutama dalam membiayai berbagai program pembangunan.
“Kita juga mendorong BUMD agar terus meningkatkan kinerjanya. Target-target mereka kita pantau supaya laba yang diperoleh meningkat dan dapat memberikan dividen bagi daerah,” ujarnya.[THQ]

