Sebanyak empat rumah yang tak layak huni mendapatkan bantuan bedah rumah. Program tersebut merupakan CSR dari PT Bukit Asam (PTBA) bekerjasama dengan Forum CSR Kesejahteraan Sosial (Kessos) Sumsel, serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Sumsel.
Empat rumah yang mendapatkan bantuan bedah rumah tersebut berada di Kecamatan Kertapati sebanyak tiga unit dan Kecamatan Ilir Barat I sebanyak satu unit.
BACA: Ribuan Bantuan Disalurkan untuk Warga Miskin dan Disabilitas di Empat Lawang
Vice President Sustainability PTBA, Hartono berharap bedah rumah ini membawa manfaat bagi para penerimanya. Menurutnya, bantuan bedah rumah ini bukan kali pertama dilakukan. Bahkan, untuk tahun 2022 lalu, sekitar 25 hingga 30 rumah yang mendapatkan bantuan tersebut.
“Untuk di Kota Palembang kalau tidak salah baru 4 unit rumah, belum lagi di dekat wilayah operasi di Kabupaten Muara Enim,” katanya dikutip dari keterangan resminya, Selasa (3/1).
BACA: IPM Meningkat, Angka Kemiskinan Diklaim Menurun 3,2 Ribu Jiwa
Sementara itu, Kepala Disperkim Sumsel, Basyaruddin Akhmad mengatakan pihaknya mengalokasikan anggaran untuk melakukan bedah rumah sebanyak 40 unit di kawasan kumuh. Sementara melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan juga Dana Alokasi Khusus (DAK), kabupaten dan kota di Sumsel mendapatkan bantuan bedah rumah untuk sekitar 5.000 unit.
“Ke depan kami akan mendapat bantuan RITTA, yakni Rumah Inti Tumbuh Tahan Gempa di Pangkalan Banteng, Kabupaten Banyuasin, Kota Prabumulih, dan Kota Palembang,” pungkasnya.

