Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Techno»Tangkal Penipuan Deepfake AI, Google Luncurkan Fitur Deteksi Panggilan Palsu
Techno

Tangkal Penipuan Deepfake AI, Google Luncurkan Fitur Deteksi Panggilan Palsu

alwiBy alwi04/06/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Google resmi meluncurkan fitur deteksi panggilan palsu (scam call detection) pada aplikasi Phone by Google.

Hal ini guna melindungi pengguna dari meningkatnya ancaman penipuan berbasis kecerdasan buatan (AI), khususnya yang memanfaatkan teknologi deepfake suara.

Baca juga :   Google Perluas AI Mode, Bisa Pantau Harga Tiket Pesawat hingga Pesan Hotel

Menurut Google, para pelaku penipuan kini semakin sering menggunakan teknik spoofing nomor telepon untuk menyamarkan identitas mereka.

Dengan metode ini, nomor yang muncul di layar penerima dapat terlihat seperti berasal dari anggota keluarga, rekan kerja, atau kontak terpercaya lainnya.

Tidak hanya itu, para pelaku juga memanfaatkan teknologi deepfake AI yang kini semakin mudah diakses untuk meniru suara seseorang secara sangat meyakinkan.

Baca juga :   Petal Maps Huawei Kini Hadirkan Navigasi Offline

Google mengungkapkan bahwa kualitas deepfake suara saat ini sudah begitu realistis sehingga banyak orang kesulitan membedakannya dari suara asli.

Untuk mengatasi ancaman tersebut, Google menghadirkan sistem verifikasi panggilan yang bekerja secara otomatis melalui aplikasi Phone by Google.

Saat dua pengguna yang sama-sama menggunakan aplikasi tersebut melakukan panggilan, perangkat mereka akan saling mengirimkan sinyal konfirmasi melalui layanan Rich Communication Services (RCS) yang dienkripsi secara end-to-end.

Baca juga :   Google Terapkan Aturan Baru Sideloading Android di Indonesia, Pengguna Wajib Tunggu 24 Jam

Apabila seseorang mencoba meniru identitas kontak yang dikenal pengguna, sinyal verifikasi tersebut tidak akan tersedia.

Dalam kondisi tersebut, aplikasi Phone by Google akan menampilkan peringatan kepada penerima panggilan bahwa identitas penelepon tidak dapat diverifikasi.

Google menegaskan bahwa proses verifikasi ini dirancang untuk menjaga privasi pengguna karena seluruh komunikasi dilakukan secara terenkripsi dan tidak dapat diakses oleh pihak lain.

Baca juga :   Akibat Masalah Teknis, Google Hentikan Pembaruan Wear OS 5 untuk Pixel Watch

Fitur deteksi panggilan palsu ini mulai diluncurkan secara global bulan ini untuk perangkat yang menjalankan Android 12 atau versi lebih baru. Perangkat Google Pixel menjadi yang pertama menerima pembaruan tersebut.

Bagi pengguna Android yang menggunakan aplikasi telepon bawaan dari produsen lain, Google menyarankan untuk mengunduh aplikasi Phone by Google melalui Play Store dan menjadikannya sebagai aplikasi telepon default agar dapat memanfaatkan perlindungan terbaru ini. (LWM)

Deepfake AI Google Panggilan Palsu
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePelaku Pembunuhan Sopir Truk di SPBU Noerdin Pandji Palembang Diringkus
Next Article Korupsi Program MBG, Kejagung Temukan Markup Sejumlah Pengadaan oleh Dadan dan Kolega
alwi

Related Posts

Techno

Laba Samsung Tembus 145 Miliar USD, Produksi HP Dikabarkan Bakal Dipangkas 30 Persen

10/10/20263 Views
Techno

Pengiriman PC Global Anjlok 20,1 Persen, Lenovo Masih Kuasai Pasar

10/10/20263 Views
Techno

Google Siapkan Emoji HDR untuk Chat, Tawarkan Tampilan Lebih Cerah dan Kontras

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,956 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,826 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,799 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?