RELUNG.ID – Pemkot Lubuklinggau berupaya untuk mengurangi angka stunting. Terbukti, saat ini angka stunting mampu dikurangi hingga 10 persen.
Karena itu, Pemkot Lubuklinggau pun menargetkan menurunkan angka stunting hingga mencapai nol persen.
Walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe mengatakan, pengurangan ini berkat kerja keras semua lini dari seluruh OPD yang terkait, termasuk pihak instansi vertikal seperti Forkopimda, Polres, Kodim hingga Kejari yang ikut peduli terhadap stunting.
“Dengan kerja keras itu, angka stunting di Lubuklinggau cukup turun drastis. Dan kedepan kami akan terus berupaya untuk lebih turun lagi. Sebab target pihaknya yakni nol persen,” katanya, Sabtu (28/1).
Baca Juga: Viral, Ketahuan Mencopet, Wanita Paruh Baya di Palembang Pura-pura Gila dan Lepas Baju
Saat ini, dia mengaku Pemkot Lubuklinggau telah memiliki data, karena data inilah yang menjadi utama. Bahkan, pihaknya juga telah melakukan mapping.
Dia menambahkan, selain upaya pencegahan, pihaknya juga mengupayakan agar yang stunting tidak stunting lagi. Langkah tersebut dilakukan pihaknya dengan memperhatikan lingkungan, keluarga serta gizi.
“Mengenai mapping misal di Lubuklinggau ini kecamatan Lubuklinggau Utara paling banyak, Barat juga paling banyak misalnya. Jadi Barat dan Utara kita prioritas dan semuanya kita prioritas,” ungkapnya.
Sementara untuk lingkungan dilakukan oleh Perkim yang memperhatikan rumah. Sedangkan, dari PU memperhatikan lingkungan dan sumur.
Baca Juga: Suzuki Jimny Edisi EV Bakal Diproduksi, Electric Offroad SUV Ini Meluncur di Eropa Tahun 2030
“Cuma kan karena kendala kita ini adalah kemarin itu sulit bedah rumah ini untuk menyentuh orang yang tidak punya sertifikat rumah atau kepemilikan tanah. Tapi kita sudah punya program dengan Baznas dan Baznas juga menyentuh yang seperti itu,” pungkasnya.

