RELUNG.ID – Maskapai domestik India yaitu Go First terpaksa dijatuhkan denda otoritas penerbangan sipil di India. Lantaran, meninggalkan 55 penumpangnya, di Bandara Internasional Kempegowda di Bengaluru pada 9 Januari lalu saat akan berangka ke New Delhi
Denda yang diberikan ke Go First Airline ini sebesar satu juta rupee atau setara dengan Rp183,5 juta.
Akibat aksi tersebut, Go First Airline pun mendapatkan sejumlah kritikan di media sosial, termasuk dari penumpang.
Baca Juga: Targetkan Stunting Nol Persen, Pemkot Lubuklinggau Geber Pendataan dan Mapping
“Kami memiliki boarding pass dan tas telah didaftarkan. Karena ditinggal terbang, mereka terpaksa menunggu selama empat jam untuk penerbangan pengganti,” kata seorang penumpang.
Hal ini mengundang sorotan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, dan meminta laporan dari Go First Airline terkait insiden tersebut.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mengatakan maskapai gagal memastikan pengaturan penangananyang memadai dan menjatuhkan dan mengenakan denda satu juta rupee.
“Telah membaca balasan Go First, mereka mengungkapkan bahwa ada komunikasi dan koordinasi yang tidak tepat antara koordinator terminal, staf komersial, dan kru terkait naiknya penumpang ke pesawat,” isi pernyataan Direktorat, seperti dikutip dari The National, Sabtu (28/1).
Baca Juga: Viral, Ketahuan Mencopet, Wanita Paruh Baya di Palembang Pura-pura Gila dan Lepas Baju
Kejadian tersebut merupakan salah satu rangkaian insiden yang melibatkan industri penerbangan India. Pada 19 Januari, sebanyak 30 penumpang terlantar di Bandara Amritsar ketika sebuah maskapai penerbangan yang berbasis di Singapura lepas landas lebih cepat dari waktu yang dijadwalkan setelah terjadi kekacauan oleh perusahaan perjalanan.
Di kasus lain, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara juga telah meluncurkan penyelidikan setelah seorang anggota parlemen dari partai Perdana Menteri Narendra Modi diduga membuka pintu darurat pesawat saat sedang meluncur pada 18 Januari. Penumpang dievakuasi dari pesawat dan penerbangan ditunda beberapa jam.
Awal bulan ini, dua kasus terpisah muncul dari penumpang laki-laki yang diduga mengencingi perempuan di bagian kelas bisnis penerbangan Air India.
November lalu, seorang penumpang ditangkap setelah mengencingi seorang wanita berusia 70 tahun dalam penerbangan dari New York ke Delhi.

