RELUNG.ID – Bangsawan Dunia kaum naga langit klan Tenryuubito mengeluhkan kelaparan karena makanan yang mereka inginkan tidak ada. Hal itu karena pasokan makanan untuk bangsawan di Marijoa kosong.
Hal itu dikeluhkan oleh salah satu Tenryuubito kepada Fleet Admiral Angkatan Laut Akainu.
Baca Juga: Wujud dewa Nika Bikin Isi pulau Egghead Merinding
Tenryuubito angkatan laut adalah kumpulan prajurit tidak berguna karena pasokan makanan ke Marijoa hilang.
Hilangnya pasokan makanan itu karena Pasukan Revolusioner mencurinya. Mereka menahan semua barang yang membawa makanan ke Marijoa.
Makanan untuk para Bangsawan Dunia itu kemungkinan besar dicuri dan dikembalikan lagi ke penduduk. Makanan itu adalah upeti yang harus diberikan oleh semua rakyat dunia kepada bangsawan dunia. Hal itu mulai dari padi, hewan darat dan laut, buah-buahan serta hasil alam lainnya.
Pasukan Revolusioner berencana akan melakukan serangan dan perang dengan target ke Marijoa. Trik awal serangan pasukan Revolusioner melakukan perampokan.
Baca Juga: Kizaru Tangkap Vegapunk, Dewa Nika Tangkap Kizaru
Karena teror terbesar di jelang penyerangan adalah musibah kelaparan. Pasukan Revolusioner ingin para naga langit menderita kelaparan.
Ide perampokan itu awalnya oleh Komandan G Pasukan Revolusioner Emporio Ivankov. Dia kesal karena pajak yang mengambil sumber daya dari kerajaan untuk sumber makanan rakyat harus jadi bahan makanan para Tenryuubito di Marijoa.
Ivankov akan memimpin penyerangan pembawa pasokan pajak upeti itu dari seluruh dunia ke Marijoa. Itu agar sumber daya kerajaan di seluruh dunia tidak berhasil masuk ke Marijoa.
Ivankov menyebutkan kalau itu berjalan penyerangan ke Marijoa akan lebih menyenangkan. Karena membuat Tenryuubito kelaparan merupakan sebuah keberhasil terbaik sebelum penyerangan.
Tenryuubito tidak hanya merebut makanan dengan bentuk sumber daya kerajaan lain sebagai pajak dan upeti. Mereka juga menjadikan penduduk dunia sebagai budaknya.

