RELUNG.ID – Bupati Musi Banyuasin, Toha Tohet dan Wakil Bupati Muba Kyai Abdur Rohman Husen menepati salah satu janji politiknya kepada publik.
Salah satunya yakni merealisasikan Program Keluarga Maju (PKM), sebuah program terpadu yang dirancang untuk memperkuat ketahanan ekonomi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat Musi Banyuasin.
Bertempat di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Program tersebut secara resmi di launching, Kamis kemarin (18/12/2025).
Peluncuran PKM menjadi tonggak penting dalam arah kebijakan pembangunan daerah yang menempatkan keluarga sebagai pusat intervensi pembangunan.
Toha Tohet mengatakan bahwa PKM bukan sekadar program bantuan jangka pendek, melainkan investasi sosial jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan dan peningkatan sumber daya manusia.
Menurutnya, program ini menyasar langsung kebutuhan riil masyarakat melalui tiga pilar utama, yakni bantuan modal usaha bagi warga yang ingin mengembangkan usaha produktif, pelatihan kerja bagi pencari kerja agar memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar, serta bantuan pendidikan lanjutan bagi siswa berprestasi yang ingin melanjutkan kuliah.
Lanjutnya, PKM menyasar warga miskin, ibu rumah tangga yang ingin membuka usaha, anak muda berprestasi, dan anak muda yang ingin memiliki sertifikasi keterampilan kerja.
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin memastikan jumlah penerima PKM akan terus bertambah pada tahun-tahun berikutnya sepanjang kepemimpinan Bupati Toha Tohet.
Skema perluasan penerima dirancang bertahap dengan mempertimbangkan kapasitas fiskal daerah dan hasil evaluasi program di lapangan.
“Peluncuran PKM sekaligus menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan mengombinasikan dukungan ekonomi, peningkatan keterampilan, dan akses pendidikan, PKM diharapkan mampu menciptakan keluarga-keluarga mandiri yang tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan berdaya saing.
Bagi Toha Tohet, realisasi PKM adalah wujud akuntabilitas kepemimpinan. Janji kampanye yang disampaikan kepada publik kini diterjemahkan ke dalam kebijakan konkret, hal ini sebagai ikhtiar serius menjadikan Muba Maju Lebih Cepat. (RDR)

