RELUNG.ID – Fenomena Tepuk Sakinah tengah ramai dibicarakan di media sosial. Tradisi baru ini diperkenalkan dalam bimbingan pranikah di sejumlah Kantor Urusan Agama (KUA) dan menjadi sorotan publik karena dianggap unik sekaligus edukatif.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa terobosan seperti Tepuk Sakinah merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ketahanan keluarga. Menurutnya, berbagai inovasi akan terus dikembangkan demi terwujudnya rumah tangga yang harmonis.
“Insyaallah akan banyak kejutan-kejutan dari Kementerian Agama untuk kemaslahatan rumah tangga. Hal-hal yang positif akan kita kembangkan, sementara yang negatif tentu akan kita hilangkan,” ujar Nasaruddin di Jakarta, Jumat (26/9).
Tepuk Sakinah sendiri dilakukan dengan pola tepukan tangan diiringi nyanyian menggunakan nada lagu anak-anak “Kalau Kau Suka Hati”. Liriknya dimodifikasi berisi pesan moral pernikahan, mulai dari saling cinta, saling hormat, hingga musyawarah sebagai kunci membangun rumah tangga sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Banyak pihak menilai langkah ini merupakan pendekatan kreatif agar pesan-pesan pranikah lebih mudah diterima pasangan muda. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menekan angka perceraian yang belakangan meningkat di sejumlah daerah.[THQ]

