RELUNG.ID- Seorang oknum anggota Polres Pangkep berinisial AI menjadi sorotan usai kepergok sedang berada di kamar kos bersama seorang wanita yang diduga bukan istrinya.
Aksi penggerebekan yang dilakukan oleh istri sah AI bersama anggota Propam Polres Gowa ini terekam dalam video dan viral di media sosial.
Kapolres Gowa, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan penggerebekan dilakukan pada Rabu malam (16/4/2025) di sebuah kos-kosan di wilayah Mawang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
“Iya betul ada penggerebekan yang dilakukan oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) di salah satu kos-kosan. Yang digerebek adalah oknum anggota Polres Pangkep. Istri sah dari oknum tersebut datang bersama Propam kami,” ujar Aldy, Kamis (17/4).
Sang istri juga telah melaporkan AI ke Reskrim Polres Gowa atas dugaan tindak pidana perzinaan. Saat ini, laporan tersebut tengah ditangani dan didalami oleh pihak kepolisian.
“Kasus pidananya saat ini sedang ditangani intensif oleh Reskrim Polres Gowa,” jelas Aldy.
Di sisi lain, untuk dugaan pelanggaran kode etik profesi, kasus AI akan ditangani oleh Polres Pangkep. Aldy menyebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan Propam Polres Pangkep untuk penanganan lebih lanjut.
“Jadi selain pidana, proses kode etik juga tetap berjalan. Kami pastikan kasus ini ditangani secara profesional,” tegasnya.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah anggota polisi berada di dalam kamar kos saat melakukan penggerebekan. Salah satu anggota Propam terdengar menegaskan bahwa ada laporan dari istri AI sehingga keduanya harus dibawa ke kantor untuk dimintai keterangan.
“Ini apa hubungan ta sekarang ini sama perempuan ini? Jadi begini pak dih, ada laporan ta masuk, istri ta melapor, kita ke kantor dulu,” ucap anggota Propam dalam video tersebut.
Sementara itu, wanita yang digerebek bersama AI juga tengah diperiksa lebih lanjut. Pihak kepolisian masih mendalami informasi bahwa wanita tersebut diduga sudah memiliki suami.
“Ada yang bilang seperti itu (sudah bersuami), tapi kita masih dalami,” tutup Kapolres Gowa.[YKP]

