Kecelakaan di perlintasan kereta api kembali terjadi di Sumsel. Kali ini, terjadi di perlintasan kereta api di Tanjung Rambang, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Prabumulih.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, pengemua mengalami luka robek di dahinya dan harus mendapatkan tujuh jahitan.
“Saat ini pengendara masih mendapatkan perawatan di Puskesmas Tanjung Rambang,” kata Kapolsek RKT, Iptu Dedi Apriansyah, Kamis (15/12).
Dia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (15/12). Dimana, saat itu, sebuah mobil double cabin yakni Mitsubishi Triton BG 8414 CF dari arah Baturaja menuju Prabumulih menerobos perlintasan. Tiba-tiba, kereta api pengangkut batubara atau babaranjang dari Arah Stasiun Tanjung Rambang (Tjr) menuju Stasiun Sukamerindu (Sku) Baturaja menuju prabumulih melintas.
Akibatnya, mobil yang dikendarai Dariah (52) warga Desa Karang Ampel Kidung, RT.07 RW.02 Kelurahan Karang Ampel Kabupaten Indramayu, Jawa Barat tertabrak Kereta Api Babaranjang 3029A dengan nomor lokomotif CC2052117, dengan masinis Wawan dan Asisten masinis Ahmad.
“Kereta sempat membunyikan klakson/semboyan S35 dengan keras tetapi mobil tersebut tetap berjalan, akibatnya mobil terseret sekitar 10 meter,” terangnya.
Beruntung, saat kejadian banyak masyarakat melintas dan bertindak cepat serta melarikan sang sopir ke Puskesmas guna diberikan pertolongan pertama. Sedangkan, untuk mobil mengalami kerusakan hancur bagian depan sebelah kanan dan saat ini posisi mobil sudah dialihkan dari TKP dan berada masih di depan Pondok Pesantren AlFurqon.
“Kereta api tidak mengalami kerusakan sehingga kereta kembali melanjutkan perjalanan ke arah Baturaja,” pungkasnya.

