RELUNG.ID – Bocah 12 tahun yang tenggelam di Sungai Kelingi di Jalan Pengayoman, Kelurahan Depati Said, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan akhirnya ditemukan tim SAR gabungan bersama dengan warga dalam kondisi tak bernyawa.
Korban Muhammad Rangga Junarta (12), warga Kelurahan Tapak Lebar, Kecamatan Lubuklinggau Barat II ini ditemukan tim gabungan sekitar pukul 21.15 WIB setelah sebelumnya dinyatakan tenggelam pada Jumat, 31 Juli 2026 sekitar pukul 17.30 WIB.
Kapolsek Lubuklinggau Barat Iptu Joni menjelaskan, kronologi awal kejadian saat itu korban bersama 7 orang temannya mandi di aliran Sungai Kelingi, tepatnya di belakang Pengadilan Negeri (PN) Lubukinggau. Korban bersama teman-temannya mandi dari tepian Sungai Kelingi yang cukup curam.
“Mereka juga sempat menyeberang dan bermain pasir di pinggir sungai,” kata Iptu Joni pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Lalu pada saat beberapa teman dari korban bermain pasir di pinggir sungai, korban menyeberang kembali untuk terjun dari tepian sungai.
Namun pada saat korban ingin terjun, korban diduga terpeleset. Sehingga jatuh dari tepian sungai dan terbentuk batu.
“Pada saat jatuh korban sempat mengapung dan kembali tenggelam ke dasar sungai,” ujarnya.
Lebih lanjut, jenazah korban setelah ditemukan oleh tim SAR gabungan, selajutnya di evakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Dimana pihak keluarga menganggap kejadian tersebut sebagai musibah.
Sementara itu warga yang tinggal dan rumahnya dekat lokasi tepatnya di belakang Sungai Kelingi mengaku sudah sering menegur anak-anak agar tidak turun mandi di Sungai Kelingi. Namun teguran tersebut menurutnya tidak diindahkan. (NSR)

