RELUNG.ID – Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terpilih menjadi salah satu dari tiga kabupaten Provinsi Sumsel yang menjalankan program strategis nasional Sekolah Rakyat dari Presiden Prabowo.
Program Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan berkualitas bagi anak kurang mampu secara gratis. Program tersebut bertujuan untuk mencegah kebodohan dan memutus mata rantai kemiskinan.
Lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten OKI akan dilaksanakan di area bekas lokasi wisata Teluk Gelam.
Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, ada tiga kabupaten di Provinsi Sumsel yang memenuhi syarat untuk pembangunan Sekolah Rakyat, yakni Kabupaten Ogan Ilir, OKI dan Empat Lawang.
“Ada secercah harapan terkait dunia pendidikan di Sumsel, kualitas dan kuantitas gedung sekolah terpenuhi. Sosialisasi pembangunan awal di Kabupaten OKI dengan luas tanah 10 Hektar,” ucap Herman Deru saat menghadiri sosialisasi pembangunan awal Sekolah Rakyat, Selasa (23/12).
Herman Deru berharap, dengan adanya Sekolah Rakyat mampu menekan angka ansk putus sekolah di Sumsel, mulai dari tingkat SD hingga SMA.
Kepada Bupati OKI Herman Deru berpesan, perekrutan anak-anak yang akan sekolah di sini tidak mudah, mengingat kategori tidak mampu.
“Dengan mengenyam pendidikan di sini, dengan tempat yang refresentatif, strategis dan kualitas guru yang baik mampu meningkatkan IPM di Sumsel,” ucap Herman Deru.
Percepatan pembangunan juga ditekankan oleh Herman Deru dengan tujuan kegiatan belajar mengajar dapat dilaksanakan pertengahan tahun 2026.
“Untuk itu saya minta Pemkab OKI berkomitmen agar pembangunan ini tepat waktu,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati OKI Muchendi Mahzareki yakin jika Pemkab OKI optimis menyelesaikan pembangunan tepat waktu, yakni enam bulan.
Muchendi menjelaskan, pembangunan tersebut akan dikerjakan oleh pihak PT Waskita dan dibantu pihak Kementerian Pendidikan.
“Dukungan terhadap program strategis nasional Prediden Prabowo ini kita buktikan dengan melengkapi semua persyaratan untuk didirikan Sekolah Rakyat,” kata Muchendi.
Terkait rekruitmen anak yang akan disekolahkan, Muchendi mengatakan terdapat persyaratan khusus untuk anak dan tenaga pengajar masuk di Sekolah Rakyat,
Muchendi berharap adanya Sekolah Rakyat di Kabupaten OKI mampu memutus mata rantai kemiskinan, seperti yanh diharapkan Presiden Prabowo.
“Kami berharap di pertengahan tahun 2026 sudah selesai, karena bertepatan dengan tahun ajaran baru,” pungkasnya. (HWJ)

