RELUNG.ID – Pemerintah Thailand akan memperkenalkan penggunaan kartu kedatangan digital, atau formulir TM6, untuk semua pemegang paspor asing mulai 1 Mei 2025. Aturan ini berlaku bagi turis yang masuk melalui jalur udara, darat, maupun laut.
Kebijakan ini mencakup semua warga asing, termasuk dari negara-negara bebas visa seperti Indonesia, Vietnam, dan Singapura. Namun, warga negara Thailand dibebaskan dari persyaratan ini.
Formulir TM6 digital akan menggantikan kartu kertas yang sebelumnya ditangguhkan sejak Juli 2022. Pengisian formulir ini tidak dipungut biaya dan wajib dilakukan secara online sebelum kedatangan. Informasi yang diminta mencakup data pribadi, detail paspor, serta alamat selama berada di Thailand.
Kepala Kementerian Pariwisata Thailand, Natthriya Thaweevong, menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk meningkatkan pelacakan turis asing selama berada di Thailand.
“Kartu kedatangan digital ini diharapkan dapat meningkatkan rasa aman para turis, sekaligus membantu memperkuat kepercayaan terhadap keamanan Thailand,” ungkap Thaweevong.
Kebijakan ini juga menjadi respons atas serangkaian kasus penculikan terhadap turis asal China, yang belakangan memicu kekhawatiran dan berdampak pada pembatalan pemesanan tiket pesawat, hotel, hingga acara-acara besar, seperti konser penyanyi Eason Chan.
Sebagai langkah pemulihan citra, Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, bahkan merilis video berbasis AI dalam bahasa Mandarin untuk meyakinkan turis asing tentang peningkatan keamanan di Negeri Gajah Putih.
Pemerintah Thailand optimistis kebijakan ini dapat mendukung target kunjungan 40 juta turis asing pada 2025, setelah berhasil menyambut lebih dari 35,5 juta turis pada 2024 dengan pendapatan mencapai 1,6 triliun baht.
Sumber dari Kementerian Pariwisata Thailand juga menyebut peluncuran kartu kedatangan digital dapat menyebabkan penundaan penerapan biaya pariwisata sebesar 300 baht (sekitar Rp 145 ribu), yang sebelumnya direncanakan berlaku tahun ini.
Dengan penghapusan kartu kertas TM6 dan penerapan versi digital, Thailand berharap dapat meningkatkan efisiensi di pos pemeriksaan imigrasi, sekaligus memacu pertumbuhan sektor pariwisata yang lebih modern dan aman.[TRA]

