RELUNG.ID – Deretan mobil yang mengangkut Camat dan puluhan Kades yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kecamatan Pagar Gunung, Kabupaten Lahat akhirnya tiba di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, Kamis (24/7/2025) sekitar pukul 22.30 WIB.
Satu per satu, mereka keluar dari dalam mobil dengan pengawalan petugas. Mereka hanya bisa menunduk dan menutupi wajah mereka saat digiring masuk ke dalam lobi Gedung Kejati Sumsel.
Sebagian dari mereka terlihat mengenakan masker, topi, dan jaket guna menutupi wajah dari sorotan kamera awak media yang telah menunggu sejak sore.
Tidak satu pun dari mereka memberikan pernyataan, bahkan beberapa menolak untuk mengangkat wajah saat diminta identifikasi.
Diberitakan sebelumnya, OTT dilakukan tim penyidik Kejati Sumsel pada Kamis sore di Kantor Camat Pagar Gunung.
Saat itu, para kepala desa tengah mengikuti rapat persiapan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Diduga, dalam forum itu pula terjadi pengumpulan dana hasil pungutan liar (pungli).
Dari hasil penggerebekan, diamankan barang bukti berupa uang tunai lebih dari Rp60 juta yang diduga dikumpulkan dari seluruh desa di Kecamatan Pagar Gunung untuk kepentingan yang belum jelas.
Adapun 20 kepala desa yang turut diamankan berasal dari Desa Air Lingkar, Bandung Agung, Batu Rusa, Danau, Germidar Ilir, Germidar Ulu, Karang Agung, Kedaton, Kupang, Lesung Batu, Merindu, Muara Dua, Padang Pagun, Pagar Gunung, Pagar Alam, Penantian, Rimba Sujud, Sawah Darat, Siring Agung, dan Tanjung Agung. (DNP)

