RELUNG.ID — Tiga sektor proyek strategis nasional (PSN) akan menjadi prioritas percepatan di Sumatera Selatan dari total 15 PSN yang masuk di Sumsel.
Ketiga sektor tersebut berkaitan dengan logistik dan transportasi, yaitu akses jalan tol dari Sumsel ke Bengkulu dan Jambi yang merupakan bagian dari JTTS (Jalan Tol Trans Sumatera), Pelabuhan Tanjung Carat, dan jalur rel kereta api Kertapati-Lahat.
“Kalau saya lihat, ada 3 sektor transportasi yang penting, yaitu jalan tol, pelabuhan, dan perkeretaapian. Itu menjadi utama karena ini juga untuk logistik,” ujar Staf Khusus Bidang Percepatan Pembangunan Wilayah, Pembangunan Infrastruktur, dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Wahyu Utomo, Jumat (5/7/2024).
Ia mengatakan bahwa seluruh upaya percepatan pembangunan sedang dilakukan karena ketiga sektor ini mendesak untuk segera dibangun.
Untuk ketiga sektor tersebut, Wahyu menjelaskan bahwa terdapat beberapa ruas jalan tol yang menjadi prioritas, yaitu:
1. Ruas Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung,
2. Betung-Tempino-Jambi,
3. Simpang Indralaya-Muara Enim,
4. Lubuklinggau-Curup-Bengkulu.
Selain itu, ada juga pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat atau Palembang New Port dan Kereta Api Kertapati-Lahat.
Sehingga, total PSN yang menjadi prioritas untuk dibangun di Sumsel ada 6 PSN. Berdasarkan data Kemenko Bidang Perekonomian, 15 PSN yang ada di Sumsel adalah:
1. Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung.
2. Jalan Tol Betung-Tempino-Jambi.
3. Jalan Tol Simpang Indralaya-Muara Enim.
4. Jalan Tol Lubuklinggau-Curup-Bengkulu.
5. Pembangunan Pelabuhan Palembang New Port.
6. KA Kertapati-Lahat.
7. Pengembangan LRT Sumsel.
8. Kawasan Industri Tanjung Enim.
9. Bendungan Tiga Dihaji.
10. Pembangunan Jaringan Irigasi DI Lematang.
11. Pembangunan Jaringan Irigasi DI Komering.
12. Upgrading kilang-kilang eksisting/Reginery Development Masterplan (RDMP). RDMP RU III Plaju.
13. Pembangunan bahan bakar hijau (Green Refinery RU III Plaju).
14. Gasifikasi batu bara di Muara Enim.
15. PSEL di Kota Palembang.
Wahyu menyebut bahwa progres PSN di Sumsel masih on the track, meski ada beberapa permasalahan yang harus ditindaklanjuti di tingkat pusat. Satu-satunya proyek yang terkendala adalah proyek gasifikasi DME di Muara Enim, terkait masalah investor.
“Tadi sudah kita perjelas masalahnya apa dengan Pak Pj Gubernur Sumsel. Mudah-mudahan nanti semua pihak mengetahui permasalahannya dan melaksanakan tugasnya masing-masing. Hasil rapat ini akan kita laporkan kepada Pak Menko Perekonomian karena dalam waktu dekat akan rapat evaluasi PSN,” tukasnya. [AYK]

