RELUNG.ID – Tiga kelompok suporter militan Sriwijaya FC (SFC) — Sriwijaya Mania (S-Man), Singa Mania, dan Ultras Palembang (UP) — menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan manajemen menonaktifkan Pelatih Kepala Achmad Zulkifli.
Keputusan tegas tersebut dinilai sudah tepat, menyusul tindakan indisipliner pelatih yang membawa tim bertanding tanpa izin resmi dari manajemen klub. Para suporter sepakat langkah itu penting untuk menjaga kehormatan dan profesionalitas tim berjuluk Laskar Wong Kito.
Ketua Umum Singa Mania, Yayan Hariansyah, menilai keputusan tersebut sudah lama dinantikan. Ia bahkan mengaku kelompoknya telah lama mendorong agar manajemen melakukan evaluasi terhadap kinerja pelatih.
“Kami dari Singa Mania mendukung penuh keputusan manajemen. Bahkan sebelum insiden ini, kami sudah berharap pelatih dicopot karena hasil tim juga belum memuaskan,” ujarnya, Selasa (14/10/2025).
Hal senada disampaikan Ketua Sriwijaya Mania (S-Man), Eddy Ismail. Ia mengaku kecewa dengan tindakan pelatih yang membawa pemain tanpa izin, sekaligus menilai performa tim di bawah asuhan Achmad Zulkifli belum menunjukkan hasil positif.
“Kami sangat kesal mendengar kabar itu, apalagi kinerjanya juga tidak baik. Kami menilai langkah manajemen sudah tepat, agar tidak ada lagi yang bertindak semaunya terhadap klub,” tegas Eddy.
Sementara itu, Capo Tifoso Ultras Palembang, Qusoi, menilai tindakan pelatih sudah melewati batas profesionalisme. Ia mengapresiasi langkah cepat manajemen yang juga melibatkan perwakilan suporter dalam proses pengambilan keputusan.
“Pelatih tidak punya hak membawa pemain tanpa izin klub. Kami senang manajemen bersikap tegas dan melibatkan kami dalam rapat. Ini keputusan untuk kebaikan klub ke depan,” ungkap Qusoi.
Ia berharap, dengan adanya langkah tegas ini, kondisi tim menjadi lebih solid dan fokus menghadapi sisa kompetisi Liga 2 Indonesia 2025/2026.
“Kami akan bantu memberi masukan soal pelatih baru. Kompetisi masih panjang, dan kami yakin dengan sosok yang tepat, Sriwijaya FC bisa bangkit dan tetap bertahan di Liga 2,” tutupnya.[THQ]

