Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Viral, Pasien di Bandung Diantar ke Rumah Sakit Pakai Odong-odong karena Tak Dapat Ambulans Desa
Regional

Viral, Pasien di Bandung Diantar ke Rumah Sakit Pakai Odong-odong karena Tak Dapat Ambulans Desa

RiyadiBy Riyadi14/10/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Sebuah video memperlihatkan pria paruh baya mengeluhkan pelayanan Desa Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, viral di media sosial. (Tangkapan Layar)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Sebuah video memperlihatkan pria paruh baya mengeluhkan pelayanan Desa Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, pria bernama Ara menyesalkan pihak desa yang disebut tidak meminjamkan ambulans untuk mengantar pasien ke rumah sakit.

Dalam video berdurasi sekitar satu menit itu, Ara tampak menunjukkan mobil odong-odong yang digunakan untuk membawa pasien ke rumah sakit.

Baca juga :   Istri di Lumajang Kebiri Suami Saat Tidur karena Cemburu, Ini Kondisi Rumah Tangga Mereka

Ia juga meminta Bupati Bandung Dadang Supriatna menegur kepala desa setempat.

“Hancur Solokanjeruk, mana pelayanannya desanya!” ujar Ara dalam video yang viral di berbagai platform media sosial.

Ara menjelaskan bahwa pasien yang dibawanya ke rumah sakit merupakan peserta kegiatan pramuka yang mengalami sakit setelah tiga hari berlatih. Karena tidak mendapat pinjaman kendaraan dari desa, ia akhirnya menggunakan odong-odong miliknya.

Baca juga :   Atlet NPCI Empat Lawang Raih Dua Medali Angkat Berat di Peparprov V Sumsel di Muba

Menanggapi kejadian itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan keprihatinannya melalui akun resmi Instagram. Ia meminta Camat Solokanjeruk segera menindaklanjuti dan menyelesaikan masalah tersebut.

Camat Solokanjeruk Rahmatullah Mukti Prabowo membenarkan peristiwa itu terjadi pada Ahad malam, 12 Oktober 2025. Menurutnya, insiden tersebut dipicu oleh kesalahpahaman dan situasi panik.

“Saat datang ke kantor desa, Pak Ara diminta menunggu sebentar karena sopir mobil pelayanan sedang tidak ada. Mungkin karena panik, beliau langsung membawa pasien dengan odong-odong miliknya,” jelas Prabowo saat dikonfirmasi wartawan.

Baca juga :   Retret Laskar Satria Pandu Sumsel Dimulai 2 Juli 2025

Ia menambahkan, kendaraan yang dimaksud sebenarnya bukan ambulans melainkan mobil pelayanan desa, yang pada saat kejadian sedang digunakan untuk membantu warga lain.

“Setelah dicek, pasien dibawa ke Rumah Sakit Ebah (Majalaya). Kebetulan Pak Ara punya usaha odong-odong, jadi pasien dibawa pakai mobil itu,” ujarnya.

Camat Prabowo menjelaskan, pasien yang dibawa ke rumah sakit mengalami demam dan lemas usai mengikuti kegiatan puskesmas. Setelah video viral, pihak kecamatan langsung memediasi keluarga pasien dan pemerintah desa.

Baca juga :   Prakiraan Cuaca Hari Ini, Lima Wilayah di Sumsel Diminta Waspada Karhutla

“Intinya, bapaknya panik karena keluarganya sakit, sementara di desa terjadi miskomunikasi. Tapi malam itu juga sudah selesai setelah dimediasi. Pihak desa sudah minta maaf, dan Pak Ara juga minta maaf,” kata dia.

Ia menegaskan, kasus tersebut menjadi pembelajaran bagi seluruh desa di Kecamatan Solokanjeruk agar meningkatkan komunikasi dan pelayanan kepada masyarakat.

“Baru kali ini terjadi hal seperti ini. Kami sudah ditelepon langsung oleh Pak Bupati untuk memastikan persoalan selesai. Sekarang sudah clear, kedua pihak saling memaafkan,” tutupnya. [YKP]

Diantar Odong-odong Pasien Bandung Tak Dapat Ambulans
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleVivo Resmi Umumkan X300 Series, Hadir dengan MediaTek Dimensity 9500 dan Kamera Zeiss
Next Article Tiga Suporter Militan Sriwijaya FC Kompak Dukung Pemecatan Pelatih Achmad Zulkifl
Riyadi

Related Posts

Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20266 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Regional

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,940 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,810 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,783 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?