RELUNG.ID – Forum Silaturahmi Cabang Olahraga Sumatera Selatan (FSCOSS) mulai mengambil langkah serius menindaklanjuti mosi tidak percaya terhadap Ketua Umum KONI Sumsel.
Dalam Rapat Umum Anggota yang digelar di Hotel Azza Palembang, Sabtu (10/5), FSCOSS resmi membahas pembentukan panitia pengarah dan pelaksana Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) KONI Sumsel.
Sedikitnya 50 perwakilan cabang olahraga (cabor) dari berbagai daerah di Sumsel hadir dalam rapat tersebut. Ketua FSCOSS, Lidayanto, menyampaikan bahwa pembentukan panitia ini merupakan bagian dari proses menuju Musorprovlub, sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI.
“Dalam AD/ART pasal 36 ayat 2 disebutkan, jika tidak ada tanggapan dalam 30 hari setelah mosi tidak percaya diajukan, maka pengusul berhak menggelar Musorprovlub. Dan itulah yang kami siapkan sekarang,” tegas Lidayanto.
Ia menambahkan, selain membentuk panitia, rapat juga mulai membahas waktu dan lokasi pelaksanaan Musorprovlub. Syarat administratif berupa dukungan tertulis dari minimal dua pertiga anggota KONI Provinsi pun sedang dikumpulkan sebagai dasar legal pelaksanaan musyawarah luar biasa ini.
Lidayanto menilai, langkah ini diambil karena kekosongan peran strategis KONI Sumsel dalam pembinaan olahraga. Ia menyoroti kasus degradasi atlet berprestasi tanpa alasan yang jelas, serta buruknya perlakuan terhadap para pelatih.
“Ini bukan soal jabatan, tapi soal masa depan atlet dan dunia olahraga Sumsel. KONI tidak boleh hanya jadi simbol, harus benar-benar berfungsi,” ujar Lidayanto.
Selain mempersiapkan Musorprovlub, FSCOSS juga mulai membahas sosok calon Ketua KONI Sumsel pengganti. Dua nama yang menguat dalam pembahasan internal adalah Hj. Sunnah dan Muhammad Asrul Indrawan. Keduanya sedang dipertimbangkan untuk disaring menjadi calon tunggal.
Sementara itu, Kabid Humas dan Media KONI Sumsel, Daeng Supriyanto, memilih irit bicara saat dimintai tanggapan terkait gerakan FSCOSS tersebut. “No comment. Saat ini KONI Sumsel sedang fokus mempersiapkan Porprov XV dan Peparprov V yang akan digelar Oktober-November 2025,” katanya singkat. (DNP)

