RELUNG.ID – Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu dan Kota Pagar Alam, Sumsel dinilai memiliki potensi ekonomi dan pariwisata.
Karena itu, kedua daerah tersebut berencana untuk mengembangkan potensi ini dengan bekerjasama guna meningkatkan perekonomian daerah.
Hal ini terungkap dalam pertemuan Wakil Bupati Kabupaten Bengkulu Selatan Yevri Sudianto dengan Wakil Wali Kota Pagar Alam, Bertha Edhar, Selasa (9/9/2025).
“Banyak yang kami bahas dan diskusikan diantaranya soal akses jalan lintas karena Pagar Alam dan Bengkulu Selatan daerah yang bertetangga juga soal potensi wisata dan pertanian yang menurut kami dapat digarap bersama untuk kemajuan dua daerah,” kata Wakil Wali Kota Pagaralam, Bertha Edhar
Dia berharap dalam waktu dekat dapat berkunjung resmi ke kabupaten Bengkulu Selatan untuk membahas lebih detail tentang potensi kerjasama ekonomi dua daerah.
“Akan di jadwalkan kunjungan balasan tentunya membahas lanjutan potensi kerjasama ini,”terangnya.
Menurutnya, Pagar Alam maupun Bengkulu Selatan masing-masing punya potensi yang khas, contohnya buah kelapa dan ikan laut banyak didatangkan dari daerah Bengkulu Selatan.
Demikian juga mayoritas komuditas sayur mayur dan kopi sebaliknya masuk ke Bengkulu Selatan berasal dari kota Pagar Alam.
Untuk itu, akses penghubung antar dua daerah haruslah terjamin agar arus lalu lintas logistik dua daerah tidak terganggu selain itu sejak lama kunjungan wisata antar dua daerah telah lama berjalan.
Pada moment liburan banyak warga Bengkulu Selatan berwisata ke kebun teh gunung Dempo sebaliknya warga Pagar Alam banyak berwisata laut ke Bengkulu Selatan.
“Untuk itu memang perlu adanya kolaorasi agar roda ekonomi dua daerah berkembang baik perlu adanya pembahasan lebih lanjut,” katanya.
Sementara itu wakil bupati Bengkulu Selatan Yefri sangat berharap rencana kolaborasi ini dapat benar terwujud kedepan.
“Semoga kedepan, dengan adanya kolaborasi Pagar Alam dan Bengkulu Selatan bisa membawa perubahan serta meningkatkan roda perekonomian dari masing-masing daerah,” pungkasnya. (TFK)

