RELUNG.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKI menyebutkan jika Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masih kerap terjadi di wilayah OKI.
Wilayah tersebut yakni Desa Kayu Labu, Kecamatan Pedamaran Timur, Kecamatan Sungai Menang, Pangkalan Lampam dan Pampangan.
Demikian diakui oleh Plt Kepala BPBD OKI, Nova Triyussanto, Selasa (29/10).
Dia mengatakan, saat ini titik api dan titik panas mengalami peningkatan, khususnya di areal persawahan dan lahan produktik milik masyarakat.
“Ini dapat disimpulkan kalau kebakaran lahan merupakan kesengajaan dari masyarakat sendiri yang masih melakukan pembakaran untuk persiapan penanaman kembali,” katanya.
Karena itu, dia menegaskan, pihaknya akan menindak tegas dan terukur bagi masyarakat yang masih dengan sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan. Diantaranya yakni di pinggiran kanan dan kiri Jalan Tol.
Pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian secara langsung, yakni Polsek Kayuagung, Polsek SP Padang dan Polsek Jejawi, BPBD OKI meminta untuk melakukan pengecekan ke lokasi dan lahan sawah yang masih terbakar.
“Segera bawa dan proses hukum, sebagai wujud ketegasan Pemkab OKI terhadap warga yang tidak mengindahkan imbauan dan larangan untuk tidak bakar lahan,” tegasnya.
Dia menambahkan, sejak hari Sabtu hingga Minggu kemarin, pihaknya kembali melakukan pemadaman di Desa Perigi Kecamatan Pangkalan Lampam Babinkamtibmas bersama perangkat desa, masyarakat peduli api (MPA) dan dibantu helikopter waterbombing.
“Lahan seluas 1 hektar terbakar, berupa semak belukar dan gambut. Api sudah padam, tapi masih ada asap,” pungkasnya. (HWJ)

