Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»TNI AD Minta Diskusi Film Pesta Babi Dilakukan Secara Edukatif dan Legal
Regional

TNI AD Minta Diskusi Film Pesta Babi Dilakukan Secara Edukatif dan Legal

RiyadiBy Riyadi18/05/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Trailer film dokumentasi Pesta Babi. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat mengimbau masyarakat agar menyikapi pemutaran film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita secara bijak. TNI AD juga meminta agar ruang diskusi terkait film tersebut dilakukan secara edukatif, legal, dan konstruktif.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Tri Purwanto mengatakan pihaknya khawatir konten yang tidak melalui proses sensor resmi dapat membawa narasi yang tidak berimbang dan berpotensi memicu distorsi informasi di tengah masyarakat Papua.

“Kami mengajak warga untuk cerdas dalam memilah informasi. Konten yang tidak melalui proses sensor resmi dikhawatirkan membawa narasi yang tidak berimbang dan berpotensi memicu distorsi informasi di tengah masyarakat,” ujar Tri Purwanto dalam keterangannya.

Baca juga :   Diduga Terlilit Utang Judol, Oknum Polisi di Ambon Nekat Jambret Kalung Emas

Menurutnya, setiap karya film yang dipertontonkan secara luas kepada publik wajib mengikuti ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2009 tentang Perfilman, termasuk memiliki Sertifikat Lulus Sensor (SLS) dari Lembaga Sensor Film (LSF).

Karena itu, apabila belum memiliki sertifikasi resmi, pemutaran film tersebut dinilai tidak tepat dilakukan di ruang publik.

Kapendam juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan keharmonisan sosial di Papua di tengah berbagai program pembangunan yang sedang berjalan.

Baca juga :   Menangis Saat Nonton Film Pesta Babi, Megawati Kritik Eksploitasi Alam dan Pengabaian Adat

“Jangan sampai narasi-narasi sepihak membenturkan masyarakat dengan program-program strategis pemerintah yang sejatinya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan di Tanah Papua. Kami menghimbau agar ruang-ruang diskusi dialihkan pada forum yang lebih edukatif, legal dan konstruktif,” katanya.

Selain itu, Kodam XVII/Cenderawasih menyatakan akan terus memantau situasi guna memastikan kondisi keamanan tetap kondusif.

“Kami ajak tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda dan seluruh elemen masyarakat Papua agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan-ajakan yang berpotensi mengganggu keamanan wilayah,” ujarnya.

Baca juga :   Kasus Penjual Es Gabus Viral, Dedi Mulyadi Beri Bantuan Rp 15 Juta untuk Suderajat

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah tidak pernah melarang pemutaran maupun nonton bareng film dokumenter tersebut.

“Biarkan saja masyarakat menonton, lalu setelah itu silakan gelar diskusi dan debat. Dengan demikian publik menjadi kritis, pro dan kontra dapat terjadi,” kata Yusril.[YKP]

Film Pesta Babi Jadi Sorotan TNI AD
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGara-gara Mati Lampu, Sidang Paripurna HUT Sumsel ke-80 Terhenti
Next Article Kemenkeu Bantah Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Minta Investor Asing Cari Negara Lain
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,876 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,748 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,722 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?