RELUNG.ID – Dua rumah warga di Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang, rusak setelah ditabrak tongkang bermuatan batu bara pada Rabu (12/3/2025) sore. Polisi menduga insiden ini terjadi akibat kelalaian nakhoda tugboat yang menarik tongkang tersebut.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Harryo Sugihhartono, mengungkapkan bahwa nakhoda kapal saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif.
“Setelah kami dalami, ada pelanggaran atau tindak pidana yang dilakukan nakhoda tugboat. Saat ini, yang bersangkutan masih diperiksa,” ujar Harryo, Kamis (13/3/2025).
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, ketika kondisi Sungai Musi sedang pasang dengan arus air deras dari arah barat ke timur. Tongkang yang sudah penuh muatan batu bara seharusnya berlayar setelah menunggu air surut.
Namun, nakhoda memutuskan untuk memutar arah kapal yang semula menghadap barat menuju timur. Sayangnya, manuver tersebut tidak dilakukan dengan perhitungan matang.
“Nakhoda tidak memperhatikan kondisi cuaca dan navigasi arus Sungai Musi, sehingga kapal lepas kendali,” jelas Harryo.
Akibat kelalaian tersebut, tongkang milik PT Bukit Prima Bahari itu akhirnya menabrak dua rumah warga di tepi sungai. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Polisi masih mendalami kasus ini untuk memastikan apakah ada unsur pidana lebih lanjut. Sementara itu, warga yang rumahnya terdampak berharap pihak terkait segera memberikan ganti rugi atas kerusakan yang terjadi.[THQ]

