RELUNG.ID – Toyota Corolla, model terlaris sepanjang sejarah otomotif, bersiap memasuki babak baru melalui generasi ke-13 yang diperkirakan meluncur dalam beberapa tahun ke depan.
Model ini diklaim akan menjadi perombakan paling ambisius dalam lebih dari enam dekade perjalanan Corolla, dengan desain futuristik serta pilihan powertrain hybrid hingga listrik penuh.
Toyota memberikan gambaran arah desain masa depan Corolla lewat sebuah konsep radikal yang diperkenalkan pada Japan Mobility Show 2025.
Konsep tersebut menampilkan bahasa desain yang sangat modern, meski dinilai terlalu ekstrem untuk langsung diproduksi massal.
Menanggapi hal itu, seniman digital Theophilus Chin merilis rendering spekulatif yang memadukan desain futuristik dengan pendekatan yang lebih realistis.
Karya tersebut mengambil basis dari Lexus IS dan mengadopsi sejumlah elemen dari Toyota Crown Sedan, lalu dikombinasikan dengan ciri khas konsep Corolla terbaru.
Pada bagian depan, desain mempertahankan lampu bergaya “hammerhead” yang menjadi ciri baru Toyota, dipadukan dengan LED daytime running light yang terintegrasi di bumper. Di bawahnya terdapat intake udara ramping yang mempertegas kesan modern.
Namun, beberapa elemen ekstrem dari konsep dikurangi agar lebih sesuai untuk penggunaan sehari-hari. Kap mesin dibuat lebih tinggi, kaca jendela disederhanakan, roda berukuran lebih realistis, dan gagang pintu rata diganti dengan model konvensional. Meski begitu, garis bodi bersudut di bagian samping tetap dipertahankan.
Bagian belakang juga mengalami perubahan signifikan. Desain futuristik konsep diganti dengan tampilan sedan yang lebih konvensional, namun tetap modern berkat lampu belakang LED memanjang, spoiler halus, serta garis atap yang bersih.
Konsep Corolla generasi terbaru juga menampilkan interior yang sepenuhnya baru, dengan teknologi terkini, material lebih premium, serta ruang kabin yang lebih lega.
Meski versi produksi kemungkinan akan menyederhanakan beberapa fitur demi efisiensi biaya, Toyota menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas di segmen ini.
Toyota mengonfirmasi bahwa Corolla generasi berikutnya akan tetap mengusung strategi multi-jalur, dengan berbagai pilihan sistem penggerak.
Selain varian mesin pembakaran internal, model ini akan tersedia dalam versi hybrid dan untuk pertama kalinya listrik sepenuhnya.
Untuk varian hybrid, Toyota sedang mengembangkan mesin bensin empat silinder baru berkapasitas 1,5 liter dan 2,0 liter yang menjanjikan tenaga lebih besar sekaligus efisiensi lebih baik. Toyota juga memastikan ruang kabin akan tetap konsisten di semua varian, terlepas dari jenis penggeraknya.
Berkat platform TNGA yang terus disempurnakan, Corolla generasi ke-13 diprediksi akan menawarkan pengalaman berkendara yang lebih tajam tanpa mengorbankan kenyamanan.
Varian performa dari Gazoo Racing juga disebut-sebut berpeluang hadir sebagai penerus spiritual GR Corolla.
Corolla generasi ke-12 memulai debutnya pada 2018 dan mendapat pembaruan pada 2022. Mengacu pada siklus tersebut, generasi baru diperkirakan meluncur pada 2026 atau 2027, meski Toyota belum mengumumkan jadwal resminya. (LWM)

