RELUNG.ID – Ferrari mencatat sejarah baru setelah mobil listrik pertamanya, Luce, terjual dengan harga fantastis dalam lelang RM Sotheby’s di ajang Monterey Car Week, California.
Unit produksi pertama yang secara resmi tercatat sebagai “Chassis 0” dengan VIN ZFF21BUA8T0338000 tersebut terjual sekitar US$40 juta atau setara Rp710.600.000.000.
Nilai itu menjadikannya mobil baru termahal yang pernah terjual melalui lelang.
Harga tersebut jauh melampaui estimasi awal yang berada di kisaran €940 ribu. Angka akhir lelang bahkan hampir 40 kali lipat dari perkiraan awal dan mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang Ferrari Daytona SP3 pesanan khusus dengan selisih sekitar €12 juta.
Luce menjadi tonggak penting bagi Ferrari karena merupakan mobil listrik pertama yang dikembangkan produsen asal Maranello tersebut.
Kehadirannya sekaligus menandai babak baru bagi Ferrari setelah selama puluhan tahun identik dengan mesin pembakaran internal berperforma tinggi.
Ferrari Luce merupakan sebuah super-tourer listrik lima penumpang dengan konfigurasi empat motor listrik. Mobil ini dikembangkan bersama LoveFrom, perusahaan desain yang didirikan oleh Jony Ive dan Marc Newson.
Unit yang dilelang mendapatkan spesifikasi khusus Ferrari Tailor Made dengan warna eksterior Madreperla Semi-Gloss. Warna tersebut menggunakan pigmen khusus yang menghasilkan perubahan gradasi, mulai dari hijau zamrud hingga ungu pekat, tergantung pantulan cahaya.
Tampilan eksterior dilengkapi pelek putih, kaliper rem putih, serta emblem Prancing Horse berwarna putih dengan latar belakang hitam.
Sementara itu, kabinnya menggunakan kulit Le Mans berwarna Perla yang dipadukan dengan elemen Grigio Corvara. Sebuah plakat khusus juga disematkan sebagai penanda bahwa mobil tersebut merupakan bagian penting dari sejarah Ferrari.
Di balik desainnya, Ferrari Luce mengandalkan empat motor listrik magnet permanen yang menghasilkan tenaga gabungan 1.035 tenaga kuda.
Sistem torque vectoring pada keempat motor memungkinkan mobil berakselerasi dari 0 hingga 100 kilometer per jam hanya dalam 2,5 detik. Kecepatan maksimumnya mencapai 310 kilometer per jam.
Mobil ini menggunakan arsitektur kelistrikan 800 volt dengan baterai struktural berkapasitas 122 kWh. Sistem pengisian cepat DC mendukung daya hingga 350 kW.
Dengan dimensi panjang 5.026 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.544 mm, Luce memiliki jarak sumbu roda 2.961 mm. Bobot kosongnya mencapai 2.260 kg.
Sebagai perbandingan, Porsche Taycan Turbo GT memiliki panjang 4.968 mm, sementara Maserati GranTurismo Folgore mencapai 4.959 mm.
Meski telah membayar €34 juta, pemenang lelang belum dapat langsung membawa Ferrari Luce ke garasi pribadinya.
Mobil dengan spesifikasi Amerika Utara tersebut harus kembali ke Maranello untuk menjalani proses validasi akhir dari Ferrari. Proses serah terima kepada pemilik dijadwalkan berlangsung pada kuartal pertama 2027.
Jika pemiliknya berada di luar Amerika Serikat, masih terdapat proses homologasi tambahan agar mobil tersebut dapat digunakan secara legal di negara tujuan.
Kehadiran Luce mempertegas langkah Ferrari menuju era elektrifikasi. Sebelum masuk ke mobil listrik sepenuhnya, Ferrari telah mengembangkan teknologi elektrifikasi melalui sistem hybrid yang digunakan pada LaFerrari, SF90 Stradale, dan 296 GTB.
Pengoperasian E-Building di kompleks produksi Ferrari di Maranello juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mengembangkan teknologi elektrifikasi.
Meski kehilangan suara khas mesin pembakaran internal menjadi salah satu kekhawatiran para penggemar Ferrari, Luce tetap dirancang untuk mempertahankan karakter berkendara khas merek tersebut, terutama melalui respons kemudi dan pengendalian sasis.
Menariknya, Ferrari tidak menerima hasil penjualan €34 juta tersebut. Tanpa biaya pembeli (buyer’s fee) dari RM Sotheby’s, seluruh hasil lelang akan disalurkan kepada Ferrari Foundation untuk mendukung program pendidikan dan berbagai inisiatif bagi generasi muda.
Dengan demikian, lelang Luce bukan hanya menjadi pencapaian komersial, tetapi juga menandai perubahan besar dalam perjalanan Ferrari menuju era kendaraan listrik. (LWM)

