RELUNG.ID – Setelah sebelumnya meluncurkan mobil listrik bZ4x, kini Toyota kembali meluncurkan mobil listriknya yaitu C-HR+.
Mobil SUV ini sepenuhnya bertenaga listrik berbeda dengan pendahulunya yang mengusung teknologi hibrida
Dikutip dari ArenaEV, C-HR+ memiliki dimensi yang lebih besar dengan jarak sumbu roda yang diperpanjang.
Hal ini menghasilkan kabin yang lebih lapang serta volume bagasi mencapai 416 liter, memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang dan ruang penyimpanan yang lebih optimal.
C-HR+ dibangun di atas platform e-TNGA yang juga menjadi basis bagi model bZ4X. SUV ini hadir dengan dua pilihan sistem penggerak,
Pertama yaitu penggerak Roda Belakang (RWD) yang ditenagai oleh motor tunggal dengan output maksimum 165 hp, dipadukan dengan baterai berkapasitas 57,7 kWh.
Kedua, penggerak Semua Roda (AWD) Dual-Motor: Menggunakan baterai 77 kWh yang lebih besar, menghasilkan tenaga hingga 338 hp.
Varian ini menawarkan performa impresif untuk sebuah SUV berukuran sedang dan diklaim mampu menempuh jarak hingga 600 km dengan sekali pengisian daya.
Meskipun detail waktu pengisian daya masih belum diungkap secara rinci, Toyota menyatakan bahwa model ini mendukung pengisian cepat hingga 150 kW pada stasiun pengisian daya DC.
Di dalam kabin, C-HR+ mendapatkan penyegaran pada desain interior. Dashboard kini dilengkapi dengan layar kluster instrumen digital dan layar tengah berukuran 14 inci sebagai fitur standar.
Namun, beberapa kontrol seperti sistem iklim kini diintegrasikan ke dalam perangkat lunak, menggantikan tombol fisik yang sebelumnya familiar bagi banyak pengguna. Selain itu, pemilih gigi yang lebih kecil, opsi panoramic sunroof, serta set bantalan pengisian daya nirkabel turut menambah nilai modernitas kendaraan ini.
Toyota mengumumkan bahwa C-HR+ akan mulai dipasarkan di beberapa negara Eropa pada akhir tahun ini, dengan rencana peluncuran lebih luas di wilayah Eropa pada tahun 2026. (LWM)

