RELUNG.ID – Toyota resmi memperkenalkan Urban Cruiser EV, sebuah SUV listrik kecil yang dirancang untuk memperluas portofolio kendaraan listrik mereka.
Mobil ini akan melakukan debutnya di Brussels Motor Show 2025 pada bulan Januari, menghadirkan pandangan masa depan Toyota dalam dunia mobilitas listrik.
Urban Cruiser EV mengadopsi desain yang modern dengan beberapa elemen khas Toyota, seperti lampu depan dan lampu belakang yang berbeda dari Suzuki e-Vitara.
Interiornya juga mendapatkan sentuhan khas Toyota meskipun tata letak dasarnya tetap serupa, termasuk kluster instrumen digital 10,25 inci dan layar infotainment 10,1 inci.
Meskipun berukuran ringkas dengan panjang hanya 4.285 mm, Urban Cruiser menawarkan kabin yang luas berkat jarak sumbu roda sejauh 2.700 mm.
Kursi belakang yang dapat digeser dan disandarkan menambah fleksibilitas ruang, dengan Toyota mengklaim bahwa interiornya sebanding dengan SUV kelas menengah.
Urban Cruiser EV akan tersedia dalam konfigurasi penggerak roda depan (FWD) dan penggerak semua roda (AWD), dengan tiga pilihan output daya dan dua jenis baterai lithium-iron-fosfat (LFP):
Untuk FWD Output daya 142 hp (106 kW) atau 172 hp (128 kW). Sedangkan, AWD Output daya 182 hp (135 kW) dengan pengaturan motor ganda.
Model FWD saja memiliki baterai sebesar 49 kWh. Sedangkan, model FWD dan AWD memiliki baterai sebesar 61 kWh.
Meskipun angka jangkauan WLTP resmi belum dirilis, Urban Cruiser EV dilengkapi dengan fitur-fitur hemat energi seperti pompa panas untuk sistem AC dan fungsi pra-pemanasan baterai yang dapat diaktifkan secara manual.
Fitur-fitur ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi kendaraan, terutama di kondisi iklim dingin.
Urban Cruiser EV menjadi bagian dari strategi Toyota untuk memperluas jajaran kendaraan listriknya di Eropa. Toyota menargetkan untuk memiliki 15 kendaraan tanpa emisi dalam portofolionya pada tahun 2026, termasuk enam model baterai-listrik (BEV) yang dibangun di atas platform khusus. (AAL)

