RELUNG.ID – Sebuah truk menabrak tiang listrik di Desa Tanjung Lubuk, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, pada Jumat (28/3/2025) pagi. Insiden yang terjadi sekitar pukul 06.00 WIB ini menyebabkan PLN Ogan Ilir harus melakukan pemadaman listrik secara mendadak.
Akibat kecelakaan tersebut, PLN terpaksa memadamkan aliran listrik sekitar pukul 13.30 WIB, berdampak pada ribuan pelanggan di beberapa kecamatan. Kepala Teknik PLN Indralaya, Tri Satya Abdi, mengatakan perbaikan tiang listrik yang patah memerlukan waktu sekitar delapan jam.
“Estimasi pekerjaan paling lama delapan jam, karena kami akan melakukan manuver jaringan dan pergantian tiang listrik yang rusak akibat kecelakaan ini,” jelas Abdi.
Meski demikian, pihak PLN berupaya mempercepat perbaikan agar listrik segera pulih dan masyarakat bisa kembali beraktivitas normal, terutama di bulan Ramadan.
“Kami tetap berusaha menyelesaikan perbaikan secepat mungkin agar aktivitas masyarakat tidak terganggu,” tambahnya.
Wilayah yang terdampak pemadaman listrik antara lain pelanggan di aliran feeder Kerinci dan feeder Kawi, meliputi Kecamatan Indralaya Selatan, sebagian Kecamatan Tanjung Raja, Kecamatan Tanjung Batu, Kecamatan Payaraman, dan sebagian Kecamatan Rambang Kuang.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf atas pemadaman listrik yang terjadi.
“Kami memohon maaf kepada masyarakat yang terdampak dan berharap doa serta dukungan agar tim kami dapat menyelesaikan perbaikan dengan maksimal,” ujar Abdi.
Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Lubuk, Abdal, menjelaskan bahwa truk yang menabrak tiang listrik datang dari arah Indralaya menuju Muara Meranjat.
“Saat tiba di lokasi, truk menabrak tiang listrik hingga patah, menyebabkan kemacetan panjang di sekitar lokasi kejadian. Namun, petugas segera turun tangan untuk mengurai kemacetan,” ungkapnya.
Hingga berita ini diterbitkan, proses perbaikan masih berlangsung, dan diharapkan listrik segera kembali normal di wilayah terdampak. (KPB)

