Peluncuran Twitter Blue yang semula pada November lalu sempat ditunda, kini telah diluncurkan pada Senin kemarin (12/12). Langganan twitter blue ini seharga 8 USD untuk pengguna web dan 11 USD untuk pengguna ios.
Meningkatnya harga berlangganan dari iOS ini diduga karena adanya keluhan CEO Twitter terkait pemotongan 30 persen Apple dari semua penjualan digital yang dilakukan melalui aplikasi.
Nantinya yang berlangganan twitter blue tersebut akan menerima tanda centang biru setelah akun mereka ditinjau dan disetujui. Pengguna biru juga akan dapat mengedit tweet dan mendapatkan akses awal ke fitur baru. Perusahaan mengatakan pelanggan Blue akan segera melihat lebih sedikit iklan, memiliki opsi untuk memposting video yang lebih panjang dan akan muncul di bagian atas balasan dan sebutan.
Sebagai bagian dari peluncuran kembali, bisnis akan menerima tanda centang emas dan pemerintah akan menerima tanda centang abu-abu untuk membantu mencegah peniruan identitas. Jika pengguna ingin mengubah nama pengguna, nama tampilan, atau foto profil, mereka dapat melakukannya, tetapi mereka akan kehilangan centang biru sampai akun mereka ditinjau kembali, kata Twitter.
“Bakal lebih banyak fitur seiring dalam perjalanannya,” kata Musk dalam Twitternya dilansir dari CNBC, Selasa (13/12).
Seperti diketahui, Twitter Blue sempat diluncurkan sebentar pada bulan November, tetapi ditarik setelah pengguna menyalahgunakan opsi berbayar baru dengan meniru selebriti dan merek. Seorang pengguna yang menyamar sebagai raksasa farmasi Eli Lily, misalnya, men-tweet “kami sangat senang mengumumkan insulin gratis sekarang.”
Harga saham Eli Lilly turun tajam setelah pesan palsu itu diposting, begitu pula perusahaan farmasi lain seperti AbbVie, yang juga ditiru di Twitter.

