Twitter tengah menguji sebuah fitur yang paling banyak diminta oleh pengguna yaitu tombol edit.
Fitur ini rencanannya akan segera diperluas ke beberapa pengguna layanan yang berlangganan Twitter Blue atau pengguna layanan berlangganan atau berbayar.
Perusahaan mengungkapkan awal tahun ini mereka sedang mengerjakan alat untuk memungkinkan pengguna mengedit tweet setelah diposting. Fitur ini merupakan fitur yang paling banyak diminta hingga saat ini.
“Tweet bakal dapat diedit beberapa kali dalam jendela selama 30 menit setelah dipublikasikan, dan tweet yang diedit akan muncul dengan ikon, stempel waktu, dan label untuk memperjelas bahwa postingan asli telah dimodifikasi,” kata perusahaan dikutip dari Independent, Jumat (2/9).
Pengguna juga dapat mengklik untuk melihat riwayat edit tweet, yang akan menampilkan versi sebelumnya. Twitter mengatakan pelabelan tweet dan memberikan akses ke riwayat posting adalah penting.
“Mereka membantu melindungi integritas percakapan dan membuat catatan yang dapat diakses publik dari apa yang dikatakan,” tulis mereka.
Dalam sebuah posting blog, perusahaan media sosial tersebut menyatakan bahwa fitur tersebut akan tetap dalam tahap pengujian, dengan hanya beberapa pengguna, untuk beberapa waktu sambil menganalisis bagaimana penggunaannya.
Beberapa kritikus telah memperingatkan bahwa itu dapat dieksploitasi oleh aktor jahat yang berusaha menyebarkan disinformasi.
“Seperti fitur baru lainnya, kami sengaja menguji Edit Tweet dengan grup yang lebih kecil untuk membantu kami memasukkan umpan balik sambil mengidentifikasi dan menyelesaikan potensi masalah. Ini termasuk bagaimana orang dapat menyalahgunakan fitur tersebut. Anda tidak akan pernah bisa terlalu berhati-hati,” kata Twitter dalam posting blognya.
“Akhir bulan ini, kami akan memperluas akses Edit Tweet ke pelanggan Twitter Blue sebagai bagian dari langganan mereka, mereka menerima akses awal ke fitur dan membantu kami mengujinya sebelum mereka datang ke Twitter. Tes akan dilokalkan ke satu negara pada awalnya dan diperluas saat kami mempelajari dan mengamati bagaimana orang menggunakan Edit Tweet,” terangnya.
Twitter Blue, tersedia di AS, Kanada, Australia, dan Selandia Baru. Dimana, Twitter Blue merupakan layanan berlangganan bulanan yang memberi pengguna fitur tambahan yang tidak tersedia untuk masyarakat luas.

