RELUNG.ID – Saga film aksi Fast and Furious dipastikan akan mencapai akhir melalui film ke-11 yang berjudul Fast Forever.
Aktor utama sekaligus produser, Vin Diesel mengisyaratkan bahwa film penutup waralaba tersebut dijadwalkan tayang pada 17 Maret 2028.
Tanggal ini lebih mundur dari rencana sebelumnya, yang sempat menyebutkan bahwa film terakhir akan dirilis pada 2027.
Penundaan tersebut disebut bertujuan memberi waktu lebih bagi sutradara Louis Leterrier untuk menyempurnakan bagian akhir film.
Sebelumnya, sekuel Fast X (2023) sempat diberi judul sementara Fast X: Part II, karena dirancang sebagai kelanjutan langsung dari film ke-10. Namun, proyek tersebut kini dikembangkan sebagai film penutup mandiri dengan judul baru.
Tahun lalu, Vin Diesel mengungkapkan bahwa Fast Forever akan membawa waralaba kembali ke akar balap jalanan yang menjadi ciri khas film pertama. Ia juga menyebut bahwa latar cerita akan kembali ke Los Angeles, tempat kisah Fast & Furious dimulai.
Diesel juga mengonfirmasi bahwa film ini akan mempertemukan kembali karakter Dominic Toretto dengan Brian O’Connor, tokoh ikonik yang diperankan mendiang Paul Walker.
Walker terakhir tampil dalam Furious 7 (2015), yang dirilis hampir dua tahun setelah ia meninggal dunia akibat kecelakaan mobil pada 2013. Saat itu, sejumlah adegan diselesaikan dengan bantuan saudara Walker serta teknologi CGI.
Hingga kini, Diesel belum menjelaskan sejauh mana peran Brian O’Connor dalam Fast Forever, apakah hanya berupa penampilan singkat atau memiliki porsi yang lebih besar.
Dengan penayangan pada 2028, Fast Forever akan menjadi jeda terpanjang dalam sejarah rilis Fast & Furious. Hampir lima tahun akan berlalu sejak Fast X tayang pada 2023. Sebelumnya, film-film dalam waralaba ini umumnya dirilis setiap dua tahun.
Meski mendapat kritik karena pergeseran dari budaya otomotif ke aksi berskala besar, Fast & Furious tetap menjadi salah satu waralaba film terlaris sepanjang masa.
Film ke-11 ini diharapkan mampu memberikan penutup yang layak bagi kisah persahabatan, keluarga, dan adrenalin yang telah berjalan lebih dari dua dekade. (LWM)

