RELUNG.ID – Sebuah video menjadi viral di media sosial usai seorang pengendara mobil mengeluhkan adanya polisi tidur di Jalan Tol Brandan-Binjai.
Dalam video tersebut, pengendara memperingatkan pengguna jalan agar berhati-hati, terutama saat melintas di Kilometer 63 karena adanya gundukan yang menyerupai polisi tidur.
“Harap hati-hati di Km 63, ada polisi tidur. Tidak sepatutnya untuk diterapkan di jalan tol,” ujar pria dalam video tersebut.
Menanggapi hal ini, Kasat Lantas Polres Langkat, AKP Marulitua Simanjorang, menyatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan PT Hutama Karya (HK) selaku pengelola jalan tol untuk melakukan pengecekan ke lokasi.
“Hasil pengecekan menunjukkan bahwa gundukan itu terjadi akibat kondisi tanah sambungan yang labil. Kemungkinan di bawahnya terdapat aliran sungai atau struktur tanah yang basah sehingga menyebabkan permukaan turun secara alami,” jelas Marulitua, Jumat (13/6/2025).
Dia menegaskan bahwa gundukan tersebut bukanlah polisi tidur, melainkan efek penurunan tanah yang belum sepenuhnya stabil meski telah beberapa kali diperbaiki.
“Pihak HK sebenarnya sudah melakukan perawatan sebelum video itu viral. Namun, karena tekstur tanah yang labil, permukaan jalan kembali turun dan membentuk gundukan,” tambahnya.
Marulitua menyampaikan bahwa PT Hutama Karya saat ini masih melakukan perbaikan untuk meratakan kembali permukaan jalan demi menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan tol.
“Kami mengimbau para pengendara tetap berhati-hati dan mematuhi batas kecepatan selama melintasi ruas tol tersebut, terutama di titik-titik yang tengah dalam proses perbaikan,” imbaunya. (vid)

