RELUNG.ID-Satu penumpang dilaporkan selamat dari kecelakaan pesawat Air India A1171 yang jatuh di dekat Bandara Ahmedabad, India, pada Kamis (12/6/2025) siang.
Pria tersebut bernama Ramesh Vishwaskumar Bucharvada (38), warga negara Inggris, yang saat ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Vishwaskumar merupakan satu-satunya penumpang yang ditemukan masih hidup dari total 242 orang yang berada di dalam pesawat, termasuk awak. Ia duduk di kursi 11A saat pesawat mengalami insiden fatal beberapa menit setelah lepas landas.
“Polisi menemukan satu korban selamat di kursi 11A dan sedang dirawat. Belum bisa disebutkan jumlah korban tewas,” ujar Komisaris Polisi Ahmedabad, GS Malik, dikutip dari Business Today.
Ia menambahkan, jumlah korban jiwa kemungkinan bertambah karena pesawat jatuh di area permukiman padat.
Dalam pengakuannya kepada Hindustan Times, Vishwaskumar menceritakan detik-detik menegangkan sebelum pesawat jatuh.
“Tiga puluh detik setelah lepas landas, terdengar suara keras dan kemudian pesawat jatuh. Semua terjadi begitu cepat,” ungkapnya.
Ia mengalami cedera cukup serius di bagian dada, mata, dan kaki. Saat terbang, Vishwaskumar tidak duduk bersama saudaranya, Ajay Kumar Ramesh (45), yang juga berada dalam pesawat. Mereka hendak kembali ke Inggris setelah kunjungan keluarga di India.
“Ketika saya bangun, ada banyak mayat di sekeliling saya. Saya takut. Saya berdiri dan berlari, ada serpihan pesawat di sekeliling saya,” kata dia.
“Seseorang memegang saya dan memasukkan saya ke dalam ambulans dan membawa saya ke rumah sakit.”
Vishwaskumar diketahui telah tinggal di London selama dua dekade bersama istri dan anak-anaknya.
Pesawat Air India A1171 dilaporkan membawa 242 orang, terdiri atas 230 penumpang dan 12 awak. Dari jumlah tersebut, 169 merupakan warga negara India, 53 warga Inggris, tujuh warga Portugis, dan satu warga Kanada.
Insiden terjadi sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Pilot sempat mengeluarkan sinyal darurat “MAYDAY” kepada pengendali lalu lintas udara, namun tidak ada komunikasi lanjutan sebelum pesawat menghantam tanah.
Seorang saksi mata, Haresh Shah, menyatakan pesawat jatuh sangat rendah dan menabrak kompleks perumahan tenaga medis di sebuah perguruan tinggi pemerintah.
“Ada beberapa gedung berlantai lima yang berfungsi sebagai tempat tinggal. Banyak orang di apartemen tersebut terluka karena gedung-gedung itu juga terbakar,” ungkap Shah.
Hingga saat ini, otoritas India masih melakukan evakuasi dan pendataan jumlah korban jiwa serta luka. Investigasi penuh atas penyebab kecelakaan juga tengah berlangsung.[YKP]

