RELUNG.ID – Sebuah video yang memperlihatkan aksi tidak terpuji warga yang menjarah muatan truk kecelakaan di Tol Cipularang viral di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar luas, tampak sejumlah warga berbondong-bondong memasuki area tol dan mengambil kasur dari truk yang terguling, meskipun pihak kepolisian telah menegur mereka untuk tidak melakukannya.
Peristiwa ini terjadi pada Jumat (21/2/2025) sekitar pukul 17.30 WIB di KM 91.800 Ruas Tol Cipularang, tepatnya di Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan ini menyebabkan kemacetan panjang di jalur menuju Jakarta.
Kanit Laka Lantas Polres Purwakarta, IPDA Istiyaningrum Kemala Sari, membenarkan insiden ini.
“Betul, kejadian itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Kami sudah menegur keras warga untuk tidak mengambil barang dari korban kecelakaan, namun teguran tersebut tidak dihiraukan,” ujar perempuan yang akrab disapa Arum itu, Sabtu (22/2/2025).
Kecelakaan bermula ketika sebuah truk pengangkut kasur dengan nomor polisi B 9808 AJ yang melaju dari Bandung ke Jakarta menabrak minibus Toyota Innova bernomor B 8167 DQ.
Truk fuso pengangkut kertas bernomor BG 8690 IC yang melaju di belakangnya juga ikut menabrak, menyebabkan muatan kertas dan kasur berserakan di jalan.
Aksi penjarahan terjadi ketika sejumlah warga yang melihat barang-barang berhamburan justru memanfaatkannya untuk mengambil kasur dari truk yang terguling.
Video yang merekam momen tersebut menunjukkan warga membawa kasur dengan santainya, meski petugas berulang kali meminta mereka menghentikan tindakan tersebut.
“Kami fokus pada proses evakuasi korban dan pembersihan jalan agar arus lalu lintas kembali normal. Namun, sayangnya, ada pihak yang justru memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan pribadi,” kata Kanit PJR Tol Cipularang, Iptu Lutfi Medi.
Akibat kecelakaan ini, empat orang mengalami luka-luka, dua di antaranya merupakan penumpang truk pengangkut kertas dan dua lainnya berada di dalam minibus. Semua korban langsung dilarikan ke RS Abdul Radjak Purwakarta untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan berhasil dievakuasi ke pool derek Jatiluhur Purwakarta, sementara kasus ini masih dalam penyelidikan Unit Laka Lantas Polres Purwakarta.
Hingga Jumat malam pukul 23.00 WIB, kepadatan arus lalu lintas di ruas Tol Cipularang di sekitar lokasi kejadian masih cukup parah, dengan kendaraan yang melaju perlahan bahkan menggunakan bahu jalan untuk menghindari kemacetan.
Aksi penjarahan ini memicu kecaman dari berbagai pihak. Banyak netizen yang menyayangkan tindakan warga yang memanfaatkan musibah demi keuntungan pribadi.
“Harusnya membantu, bukan malah menjarah. Ini sangat memalukan,” tulis salah satu pengguna media sosial.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami peristiwa tersebut dan mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan serupa di masa mendatang. (KPB)

