RELUNG.ID — Sebuah video viral di media sosial menunjukkan atlet dayung asal Sumatera Selatan (Sumsel) yang meraih medali emas di PON Aceh-Sumut 2024 pulang menggunakan mobil pickup tanpa penyambutan dari KONI maupun Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel. Video tersebut menuai perhatian publik terkait perlakuan terhadap atlet berprestasi.
Tubagus Sulaiman, Sekretaris Umum KONI Sumsel, menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi karena miskomunikasi dalam penjemputan. Awalnya, kedatangan atlet dijadwalkan malam hari, namun jadwal berubah menjadi siang.
“Mobil penjemputan sudah disiapkan, ada dua unit Innova dan satu pickup untuk peralatan. Karena pickup tiba lebih dulu, atlet memutuskan untuk naik pickup sekaligus menjaga peralatan,” jelas Tubagus, Jumat (20/9/2024).
Terkait apresiasi untuk para atlet yang berprestasi, Tubagus memastikan bahwa saat ini pihaknya sedang mempersiapkan acara penghargaan.
“Kami sedang mempersiapkan semuanya, dan nanti akan kami umumkan melalui konferensi pers,” tambahnya.
Sementara itu, Edward Candra, Ketua Kontingen PON Sumsel sekaligus Sekda Pemprov Sumsel, menambahkan bahwa setelah semua atlet kontingen kembali ke Sumsel, akan diadakan acara penyambutan bersama Pj Gubernur Sumsel.
“Semua atlet akan dikumpulkan untuk acara penghargaan bersama Pj Gubernur Sumsel setelah mereka kembali,” ujarnya.[AYK]

