RELUNG.ID – Sebuah video rekaman kamera closed circuit television (CCTV) yany memperlihatkan seroang pria yang diduga merupakan oknum anggota polisi menampol kepala bocah yang bermain layangan viral di media sosial.
Dalam video berdurasi 1 menit 39 detik itu mempertontonkan seorang pria mengenakan celana panjang warna coklat dan jaket levis biru berjalan menuju area bocah yang sedang bermain layang-layang.
Kemudian bocah tersebut berjalan mundur seraya menarik layang-layang hingga menabrak sang pria. Diduga hal itulah yang memicu pria itu menampol kepala bagian belakang sang bocah.
Di dalam narasi video yang diunggah oleh akun medsos @megha_jhon itu bertuliskan narasi yang mengatakan pria tersebut adalah oknum polisi Polsek Kertapati Palembang bernama Aipda Ahmad Suyono.
“Tolong bantu viralkan agar diproses. Tindakn tidak terpuji oknum polisi Polsek Kertapati Palembanb Aipda Ahmad Suyono aniaya anak saya sampai anak saya trauma takut keluar rumah. Sudah lapor propam, tapi belum ditindaklanjuti,”
Setelah dilakukan penelusuran, sang bocah atau korban berinisial LP dan kejadiannya terjadi di Jalan KI Marogan, Lorong Porka, Kecamatan Kertapati, Palembang, Rabu (15/7) sekitar pukul 16.00 WIB.
Menanggapi video tersebut, Kapolsek Kertapati Palembang, AKP Hermansyah membenarkan kejadian ini.
Dia berkata anggotanya hanya mencuil kepala Luky Prayogi bukan memukul bocah seperti dalam narasi video.
“Benar ada video tersebut, pria itu anggota kita Aipda AS. Kita sudah meminta klarfikasi yang bersangkutan, bukan memukik akan tetapi hanya menoel saja,” ungkap Hermansyah saat diminta konfirmasi, Selasa (21/7/2026).
Hermansyah menyebutkan, bocah tersebut adalah keponakan dari istrinya. Saat itu, Aipda AS menegur bocah yang sedang bermain layang-layang di hari yang panas.
“Informasi yang kita dapatkan dari anggota kita ini, bahwa anak tersebut merupakan keponakan dari sepupu istrinya, jadi saat ini kita mencoba melakukan mediasi untuk menyelesaikan permasalahannya,” tutupnya. (DNP)

