RELUNG.ID- Video berdurasi 56 detik yang beredar di media sosial menghebohkan warga Palembang.
Video tersebut memperlihatkan keramaian di depan sebuah Pertashop di Jalan Mayor Salim Batubara, Kemuning, pada Rabu (17/9/2025) malam, dengan seorang pria tampak terluka di bagian wajah hingga mengeluarkan darah.
Awalnya, peristiwa itu disebut-sebut sebagai perampokan. Namun hasil penyelidikan polisi membantah kabar tersebut. Kapolsek Kemuning AKP Jailili menegaskan bahwa kejadian di Pertashop Sekip itu bukanlah aksi perampokan, melainkan penganiayaan.
“Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan, tidak ada barang yang hilang, baik dari korban maupun dari Pertashop. Jadi ini murni tindak pidana penganiayaan,” ungkap Jailili, Kamis (18/9/2025).
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa terjadi ketika korban bernama Andre (27), operator Pertashop, tengah beristirahat di kamar yang ada di lokasi. Tiba-tiba seorang pria mendobrak pintu dan langsung memukul korban di bagian pelipis kiri sebanyak dua kali menggunakan benda mirip pistol revolver.
Saksi mata yang merupakan penjaga distro di sebelah lokasi menambahkan bahwa sempat terlihat seorang pria keluar dari Pertashop sambil membawa benda mirip senjata api. “Kayaknya bukan perampokan, karena tidak ada barang yang hilang,” ujarnya.
Akibat pemukulan itu, korban mengalami luka di wajah dan sudah melaporkan kejadian ke Polrestabes Palembang. “Kami sudah melakukan olah TKP awal, untuk penanganan lebih lanjut dilimpahkan ke Polrestabes Palembang,” tutup Jailili. [FZP]

